Yuan Menguat, Nilai Bitcoin Langsung Anjlok ke Level Terendah 30%

bitcoin

Tokyo mengalami penurunan tajam pada Kamis (5/1) malam setelah individu membuang mata uang virtual mereka seiring naiknya . bitcoins yang diperkirakan mencapai 90% dari China kini jatuh ke level hampir 30%.

Mata uang yuan tajam pada pasar valuta asing Shanghai, Kamis (5/1) usai otoritas mata uang negara memperketat peraturan dengan harapan memperkecil arus pelarian ke luar negeri.

Pada OKCoin yang merupakan pertukaran bitcoin besar di China, mata uang digital tersebut jatuh ke posisi USD 857 pada Kamis (5/1) malam, setelah mencapai rekor tertinggi USD 1.174 pada sore hari. Sedangkan pada Jumat (6/1) malam, bitcoin diperdagangkan sekitar USD 960.

Di Jepang nilai bitcoin juga . Pada bursa bitFlyer Jepang, mata uang digital berada pada level 110.000 yen pada Kamis (5/1) malam usai dilepas di pasar China. Penurunan bitcoin di bursa Jepang terjadi setelah bitcoin mencapai rekor tertinggi pada level 150.000 yen di sore hari. Pada Jumat (6/1), bitcoin rebound ke 130.333 yen namun sore hari turun di bawah 120.000 yen.

Kemudian, bitcoin secara bertahap kembali stabil di Cina dan naik di atas USD 1000 pada Jumat (6/1) pagi, namun kembali melemah. Di Jepang, bitcoin kembali ke angka hampir 130.000 yen.

Di China banyak orang yang mulai membeli bitcoins, di mana hanya ada beberapa pilihan investasi yang tersedia bagi mereka. Langkah lebih lanjut untuk mengkonversi Bitcoins ke dolar AS dan mata uang asing lainnya mulai tumbuh setelah mata uang China jatuh terhadap dolar AS sejak pemilihan presiden AS bulan November 2016 lalu.

Pemerintah China telah memberlakukan pembatasan di bidang untuk menekan pelarian modal. Namun karena langkah ini telah diantisipasi, banyak individu yang memiliki kontrol atas modal mereka. Perkembangan ini menyebabkan yuan melonjak ke level tertinggi terhadap dolar AS dalam waktu 1 bulan di pasar Shanghai, Kamis (5/1).

Loading...