Tanpa Modal Besar, Usaha PPOB Bisa Jadi Alternatif Bisnis di Kala Pandemi

Usaha PPOB bisa jadi alternatif bisnis saat pandemi - angkasa.co.id

PPOB atau Payment Point Banking merupakan salah satu usaha rumahan yang cukup disukai oleh masyarakat Indonesia. Dengan bisnis sederhana yang relatif hampir tanpa modal ini, setiap orang berpotensi untuk memperoleh bulanan secara konsisten dengan memanfaatkan kebutuhan masyarakat yang setiap bulannya rutin membayar beragam jenis , seperti air/PDAM, listrik PLN, BPJS, internet, telepon, TV kabel, dan sebagainya.

Sistem PPOB sendiri biasanya menjadi satu dengan penjualan pulsa atau token listrik, sehingga memungkinkan pemilik usaha untuk melakukan berbagai penjualan selain PPOB. Hal penting yang perlu dilakukan sebelum memulai usaha PPOB adalah mencari atau penyedia PPOB yang terpercaya dan berkualitas.

“Keuntungan bisnis PPOB yang pertama adalah profit yang konsisten. Setiap bisnis pastinya menawarkan peluang profit atau hasil yang berbeda, sementara bisnis PPOB menghadirkan profit yang konsisten. Anda akan menerima pemasukan setiap bulannya karena pembayaran PPOB ini cenderung lebih fokus dan dikenal luas oleh masyarakat,” kata Direktur Utama Bonafit Payment Hendi Tungkagi, seperti dilansir Wartabolmong.news.

Sayangnya, hampir setiap penyedia agen atau vendor PPOB biasanya memang menarik biaya pendaftaran. Meski pendaftaran gratis sekalipun, untuk menjadi agen PPOB tetap saja diharuskan untuk melakukan deposit pertama dengan minimal nominal tertentu, bisa Rp50 ribu, Rp100 ribu, atau seterusnya. Namun nantinya deposit tersebut justru dapat dijadikan modal atau saldo agen untuk mempermudah saat mendapat order atau transaksi PPOB untuk pertama kalinya.

Daya tarik lain dari usaha PPOB ini pada dasarnya bisa dilakukan di mana saja dengan modal yang minim, bahkan meski di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Selain membuka loket PPOB sederhana di , sang agen bahkan juga bisa menjalankannya sambil kuliah atau bekerja. Sebagai agen umumnya diberi kebebasan untuk menentukan sendiri besaran komisi atau fee yang hendak diperoleh. Fee ini didapat dari jumlah tagihan yang harus dibayar pelanggan, ditambah dengan biaya administrasi pembayaran PPOB via agen.

Agar usaha PPOB bisa berjalan lancar dan sukses, pastikan memilih vendor PPOB terbaik yang memiliki sistem yang jelas, perusahaan resmi, menyediakan aplikasi ponsel yang pengoperasiannya mudah, serta menerima sistem komunikasi dari berbagai kanal, baik SMS, WhatsApp, Telegram, dan lain-lain.

Loading...