Tren Pelemahan Terus Membayangi, Rupiah Dibuka Turun 2 Poin

rupiah - jakartaglobe.idrupiah - jakartaglobe.id

Tren pelemahan tampaknya masih membayangi gerak pada awal perdagangan Selasa (19/12) ini. Seperti dilaporkan Index, Garuda membuka hari ini dengan melemah tipis 2 poin atau 0,01% ke level Rp13.583 per dolar . Sebelumnya, spot ditutup terdepresiasi 11 poin atau 0,08% di posisi Rp13.581 per dolar pada akhir dagang Senin (18/12) kemarin.

“Rencana reformasi pajak AS yang didengungkan Presiden Donald Trump dan sedikitnya sentimen sepertinya masih akan menjadi ganjalan penguatan mata uang Garuda,” ujar Analis Uang Bank Mandiri, Renny Eka Putri. “Selain itu, pekan ini akan disokong rilis yang diprediksi membaik, misalnya final pertumbuhan ekonomi kuartal III yang diperkirakan masih berada di kisaran 3,3%.”

Senada, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail, menuturkan bahwa sedikitnya sentimen positif dari dalam negeri kemungkinan masih menjadi pendorong pelemahan rupiah. Di samping itu, mata uang greenback juga diperkirakan menguat setelah European Central Bank (ECB) tidak mengubah stance kebijakan moneter mereka serta mempertahankan program quantitative easing (QE).

“Penguatan indeks dolar AS juga dibantu dengan berlanjutnya stimulus moneter oleh Bank of Japan (BoJ),” kata Ahmad. “Rupiah diperkirakan masih akan melanjutkan tren pelemahan. Surplus neraca perdagangan dalam negeri yang turun di bulan kemarin serta kenaikan tingkat The Fed diperkirakan masih akan menekan laju mata uang Garuda.”

Sementara itu, Analis PT Monex Investindo Futures, Faysal, menambahkan bahwa dalam sepekan ini, mata uang Garuda masih akan tertekan rencana pengesahan RUU pajak AS. Pengesahan reformasi pajak tersebut akan memberikan optimisme diloloskannya pengajuan anggaran yang diusulkan Donald Trump. “Di samping itu, permintaan dolar AS cenderung tinggi di akhir tahun,” papar Faysal.

Pada hari ini, Faysal menebak rupiah akan bergulir di kisaran Rp13.550 hingga Rp13.600 per dolar AS, sedangkan Renny menuturkan bahwa mata uang domestik akan bergerak di rentang Rp13.540 hingga Rp13.598 per dolar AS. Sementara, Ahmad memprediksi rupiah hari ini akan berada di kisaran Rp13.575 hingga Rp13.600 per dolar AS.

Loading...