Trek Menantang, Ini Kisaran Biaya yang Dibutuhkan untuk Mendaki Gunung Argopuro

Gunung Argopuro - www.catatanhariankeong.comGunung Argopuro - www.catatanhariankeong.com

Argopuro atau Argapura begitu terkenal di kalangan pecinta alam dan pendaki. berapi yang statusnya sudah tak aktif lagi ini membentang di sepanjang beberapa , yakni Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, dan Jember. Walaupun hanya memiliki ketinggian sekitar 3.088 meter di atas permukaan laut, akan tetapi trek menuju Puncak Argopuro cukup panjang dan melelahkan. Oleh sebab itu, para pendaki yang hendak ke Argopuro biasanya memperhitungkan secara rinci berapa untuk mendaki hingga transportasi menuju Argopuro.

Gunung Argopuro memiliki 3 puncak, yaitu Argopuro, Arca, dan Rengganis. Terdapat 2 pendakian yang populer di Gunung Argopuro, yakni melalui Desa Bremi yang berlokasi di Kecamatan Krecil, Kabupaten Probolinggo atau melalui Desa Baderan yang ada di Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.

“Naik dari Bremi sebenarnya lebih enak. Di Bremi ada Polsek, hotel, bus 2 kali sehari ke Probolinggo, jaringan ponsel lancar,” kata Samhaji, petugas Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang, seperti dilansir Kompas.

Sebaliknya, jalur pendakian lewat Baderan memiliki polsek yang berjarak sekitar 2 km, tidak tersedia , dan hanya tersedia 1 berupa rumah kosong yang disewakan dengan Rp 10 ribu per orang. Di dalam penginapan tersebut juga hanya tersedia karpet saja sebagai alasnya.

Meskipun lebih minim , ternyata para pendaki justru lebih menyukai jalur pendakian via Baderan. Pasalnya trek dari Baderan lebih landai walaupun cenderung panjang. “Trek naik dari Baderan panjang, namun banyak ‘bonus’-nya. Sementara dari Bremi langsung curam dan dekat dengan puncak,” jelas Samhaji.

Alasan kedua adalah karena ada sumber air di jalur Baderan, tak seperti jalur Bremi. “Ketiga, kalau dari Baderan bisa sewa porter. Harganya sekitar Rp 125.000 per hari. Biasanya pendaki menghabiskan 4-5 hari,” bebernya.

Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Argopuro sendiri relatif terjangkau. Para pendaki asal Jakarta yang ingin ke Argopuro bisa memilih beberapa alternatif moda transportasi. Jika ingin murah, calon pendaki dapat naik kereta api rute Jakarta-Malang-Jember-Situbondo dengan tarif antara Rp 150-180 ribu. Dari Stasiun Situbondo bisa melanjutkan perjalanan ke Terminal Situbondo dengan naik angkutan umum yang tarifnya berkisar Rp 5-10 ribuan.

Kemudian jika lewat jalur Baderan, bisa naik ojek dengan ongkos sekitar Rp 70-100 ribuan. Apabila ingin lebih cepat, pendaki dapat membayar ongkos ojek Rp 150 ribuan agar bisa diantar langsung ke Pos 1 Argopuro. Saat sampai di Pos 1, WNI dikenai tarif masuk sebesar Rp 20 ribu per hari (Senin-Jumat) atau Rp 30 ribu per hari (Sabtu, Minggu, & Hari Libur Nasional). Sementara itu, untuk turis asing atau WNA dikenai Rp 250 ribu per hari (weekday) atau Rp 375 ribu per hari (weekend).

Loading...