Tertinggal Jauh dari Bitcoin, Harga Ethereum Berkisar di $ 298,94

Popularitas sebagai tampaknya masih belum mampu mengalahkan keperkasaan yang hingga tulisan ini dibuat telah menginjak angka USD 4.085,05 per 1 BTC. Sementara itu, Ethereum saat ini diperdagangkan turun 3,45% ke angka USD 298,94 atau sekitar Rp 3,9 jutaan setelah dibuka di level USD 309,63. Sepanjang perdagangan hari ini, Minggu (13/8) Ethereum berada pada level tertinggi USD 317,56 dan level terendah USD 298,94 dengan pangsa pasar sebesar USD 28,27 miliar.

Meski posisinya terpaut jauh dari Bitcoin, nyatanya Ethereum telah banyak menggaet besar untuk turut berinvestasi di dalamnya. Bahkan belum lama ini raksasa telah meluncurkan Confidential Consortium (Coco) Framework, sebuah protokol berbasis ethereum yang memungkinkan perusahaan komersial dan organisasi berskala besar memanfaatkannya untuk memproses informasi mengenai blockchain ethereum dengan tingkat privasi yang lebih ketat.

Seperti diwartakan Coin Telegraph, lewat pernyataan resminya, Mark Russinovich, CTO di Microsoft Azure mengatakan, “Coco menyajikan sebuah pendekatan alternatif untuk konstruksi buku besar, memberi perusahaan skalabilitas, memberikan keleluasaan terdistribusi dan meningkatkan kerahasiaan yang mereka butuhkan tanpa mengorbankan keamanan yang mereka harapkan.”

Salah satu aspek yang unik dari Coco Framework adalah memanfaatkan lingkungan berbasis perangkat keras lokal seperti milik Intel, trusted execution environments (TEEs), untuk memfasilitasi penyelesaian informasi dalam sebuah ekosistem blockchain Ethereum off-chain. Intinya, Coco Framework milik Microsoft menggunakan kontrak cerdas dan protokol ethereum untuk fokus pada pemrosesan informasi.

Co-founder Coinbase, Fred Ehrsam berpendapat bahwa ethereum memang membutuhkan off-chain seperti Coco Framework untuk memungkinkan organisasi komersial memproses sejumlah besar informasi. Sementara itu, Tom Racette, wakil presiden di Mojix menyatakan jika Coco Framework memperluas fleksibilitas protokol Ethereum untuk menjadi host aplikasi terdesentralisasi secara lebih efisien.

Coco Framework dan beberapa platform berbasis kontrak cerdas lainnya yang sedang dikembangkan oleh organisasi dalam Enterprise Ethereum Alliance akan lebih meningkatkan skalabilitas ethereum dengan memanfaatkan solusi off-chain dan memungkinkan aplikasi terdesentralisasi untuk mengamankan userbase aktif dan memproses sejumlah besar data tanpa mengalami konflik dengan masalah keamanan.

Loading...