Terpengaruh Sentimen di China & Korea Selatan, Pasar Crypto Sempat Merugi 40%

Terpengaruh Sentimen di China & Korea Selatan, Pasar Crypto Sempat Merugi 40%

Pada Selasa (16/1) lalu bitcoin dan altcoin telah kehilangan nilainya hingga 40% karena tertekan oleh peraturan dari China dan Korea Selatan. Berdasarkan data dari CoinMarketCap, tingkat timbul dari situasi yang membingungkan di Seoul dan berita terkait sanksi tambahan dari Beijing.

Pada Senin (15/1) Cointelegraph melaporkan bahwa pemerintah Korea Selatan kemungkinan akan berhenti membahas tentang penutupan bursa crypto, namun telah mengajukan denda kepada pengguna yang tidak mau menggunakan data identifikasi pribadi dalam bursa pertukaran crypto di negara tersebut.

Di saat yang bersamaan, China ingin memperluas cakupan larangan pertukaran kripto pada bulan September untuk mengakhiri segala bentuk perdagangan terpusat untuk bitcoin maupun koin alternatif. Pada (19/1) lalu setidaknya Bitcoin telah kehilangan hampir 15%, sementara sebagian besar altcoin utama ternyata mengalami nasib yang lebih buruk dengan penurunan antara 20% dan 30%, beberapa dari 30 koin teratas bahkan mengalami kerugian 40%.

Reaksi dari penurunan beberapa mata uang digital pun bervariasi. Para pedagang berusaha menenangkan diri dan menganggap penurunan ini adalah koreksi yang ‘sehat’, sedangkan beberapa media mainstream terus mengisyaratkan kemungkinan adanya ‘ledakan’ .

Di tengah volatilitas bitcoin dan sederet crypto lainnya, tak disangka permintaan akan ternyata justru meningkat. Direktur dealer CoinInvest yang berbasis di Eropa, Daniel Marburger mengklaim bahwa perusahaannya telah menjual 30 kg senilai lebih dari 1 juta hanya dalam 1 hari, tepatnya tangga 16 Januari 2017.

Beberapa orang dalam percaya bahwa investor tengah berupaya mencari aset yang lebih stabil untuk sementara waktu. Alhasil penjualan koin emas meningkat 5 kali lipat pada (16/1), di saat yang bersamaan dengan anjloknya nilai kripto. “(Selasa) adalah hari yang sangat gilat. Email dan telepon tidak ada hentinya dengan yang bertanya bagaimana mereka bisa mengubah crypto mereka menjadi emas,” ujar Marburger.

Akan tetapi jika melihat dari pergerakan di pasar kripto, tampaknya posisi crypto mulai perlahan membaik. Bukan hanya bitcoin, crypto teratas lainnya termasuk ethereum dan ripple juga mengalami rebound. Usai pemerintah Korea mengklarifikasi kontroversi dengan meyakinkan investor bahwa larangan kripto tidak akan segera terjadi, pasar akhirnya mulai dapat bernapas lega dan sekaligus menjadi momentum bagi bitcoin dan sederet altcoin untuk merangkak naik.

Loading...