Terancam Pecah Jadi 2 Mata Uang, Harga Bitcoin Kini Anjlok ke $ 969,58

Bitcoin - flippingincome.com

Pada Jumat (24/3) kemarin, telah jatuh ke sesi terendah 969,58 sejak (18/3) lalu karena kekhawatiran dari apa yang disebut ‘hard fork’ atau perubahan radikal dalam cryptocurrency.

“Level USD 1.000 memiliki makna khusus bagi para pedagang Bitcoin. Ada aturan khusus bahwa pasar harus menjaga bitcoin di USD 1.000,” ujar Chris Dannen, mitra pendiri di Iterative Instinct, .

Bulan Maret ini mata uang tersebut telah mencapai level tertinggi lebih dari USD 1.350. Namun posisi Bitcoin di tak bertahan lama dan kembali anjlok seiring terjadinya perdebatan seputar yang mengancam terbaginya bitcoin menjadi 2 mata uang yang terpisah, yakni Bitcoin dan Bitcoin unlimited atau tak terbatas.

Bitcoin dikumpulkan ke dalam suatu blok dan para pengembang selama ini telah memperdebatkan tentang batas ukuran blok suatu Bitcoin. Saat ini ada 1 MB batas maksimum dalam pengolahan bitcoin. Namun beberapa pihak ingin meningkatkan ukuran seiring dengan kapasitas jaringan yang juga semakin meningkat. Sementara itu sebagian menganggap jika meningkatkan ukuran blok akan membuat arus menjadi tidak aman.

Di sisi lain, Bank of China kembali bertindak untuk memperketat pengawasan pertukaran mata uangnya. Langkah bank sentral China ini menimbulkan kekhawatiran bahwa BoC akan menindak perdagangan bitcoin secara lebih luas.

Awal pekan ini, Huobi yang merupakan salah satu dari 3 besar bursa bitcoin di China mengatakan akan meminta pelanggan untuk memberikan rincian tentang asal-usul uang mereka serta tujuan transaksi mereka. Namun Huobi kemudian menjelaskan jika pembatasan ini hanya akan diberlakukan untuk para pengguna yang dicurigai melakukan pencucian uang.

Loading...