Tekanan Sedikit Mereda, Rupiah Berpeluang Rebound

Tekanan terhadap rupiah pada perdagangan (29/3) diprediksi bakal sedikit mereda. Mata uang Garuda bahkan berpeluang melakukan rebound seiring akan diumumkannya paket kebijakan ekonomi XI dan pemangkasan , serta melemahnya indeks AS.

Menurut laporan Bloomberg Index, hari ini rupiah dibuka 8 poin atau 0,06% ke Rp13.335 per dolar  AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali terapresiasi 3 poin atau 0,02% ke Rp13.340 per dolar AS pada pukul 08.31 WIB. Di sisi lain, indeks dolar AS terpantau 0,34% ke level 95,943 pada Senin atau Selasa pagi WIB.

“Dengan rencana diumumkannya paket kebijakan ekonomi XI serta pemangkasan BBM lanjutan pada hari ini, bisa mengurangi tekanan pelemahan rupiah,” papar Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta. “Di sisi lain, pelemahan indeks dolar AS hingga dini hari tadi juga berpeluang mengembalikan sentimen positif terhadap mata uang Garuda.”

Seperti diketahui, indeks dolar AS terkoreksi seiring dengan turunnya imbal hasil US Treasury hingga dini hari tadi. Selain itu, diumumkannya data pendapatan dan belanja personal AS yang di bawah harapan, menjadi antiklimaks tren penguatan indeks dolar AS yang konsisten sejak minggu lalu. “Data consumer confidence index AS ditunggu Selasa malam yang diperkirakan naik,” pungkas Rangga.

Pada perdagangan Senin (28/3), rupiah ditutup melemah 97 poin atau 0,73% ke Rp13.343. Rupiah melemah usai petinggi Bank Sentral AS () mengemukakan terbuka peluang kenaikan yang akan dilakukan April . Imbasnya, sejumlah mata uang tertekan, tak terkecuali rupiah.

Loading...