Tawarkan Pendidikan Bidang Kuliner, Biaya Sekolah Chef di Jakarta Capai Puluhan Juta Rupiah

Sekolah Chef - www.sekolahmasak.infoSekolah Chef - www.sekolahmasak.info

Profesi menjadi seorang chef atau koki sejak beberapa tahun belakangan ini semakin . Bukan semata karena besarnya gaji atau honor yang didapat, melainkan juga karena beberapa juru masak berkesempatan untuk membangun bisnis sendiri. Sebelum terjun mencoba profesi sebagai chef, tentu saja mereka harus menjalani atau setidaknya mendaftar chef. Saat ini sudah banyak bermunculan chef ternama, baik di Jakarta, Bandung, Surabaya, Tangerang, hingga Solo. yang dipatok pun bervariasi, tergantung di mana sekolah chef yang dituju.

Sebagai , di Kota Jakarta terdapat beberapa yang menyediakan tata boga, misalnya saja seperti Tristar Institute Jakarta dan I-Cook Culinary Center. Di Tristar biaya SPP untuk kuliah D3 Kuliner jurusan Patiseri dan Perhotelan dipatok sekitar Rp 9 jutaan per triwulan. Calon mahasiswa juga dikenai biaya formulir pendaftaran Rp 500 ribu, prasarana dan praktikum di tahun pertama Rp 18 juta, biaya praktikum tahun kedua Rp 15 juta, dan biaya praktikum tahun ketiga Rp 10 juta.

Sementara itu, di I-Cook Culinary Center menawarkan beberapa program yang durasinya tidak terlalu lama, hanya sekitar 1-6 bulan. Yang paling murah ada program Bar Class dengan biaya Rp 8,2 juta (1 bulan) atau Rp 4,8 juta (3 kali pertemuan), kemudian Private Class yang cocok untuk ibu rumah tangga dengan biaya Rp 9 juta (1 bulan = 5 kali pertemuan) atau Rp 2 juta (1 kali pertemuan), program Speciality Class untuk entrepreneur dengan biaya Rp 6 juta, hingga program 6 bulan ICC Class untuk menjadi chef dengan biaya Rp 32,5 juta.

Biaya menempuh pendidikan di bidang kuliner sendiri memang relatif mahal. Namun kabarnya biaya tersebut akan ditebus dengan pendapatan chef yang cukup besar jika sudah bekerja menjadi juru masak di restoran, hotel, atau bekerja di luar negeri. Bahkan kabarnya gaji chef hotel bintang lima bisa mencapai sekitar Rp 50 jutaan per bulan. “Gajinya besar, jujur, apalagi kalau sudah kembali dari luar negeri,” ujar Kepala Sekolah I-Cook Culinary Center, Adhie Martadi, seperti dilansir Tirto.

Adhie menambahkan, gaji tersebut masih belum seberapa jika dibandingkan bekerja sebagai juru masak di kapal pesiar. “Apalagi kita lari ke kapal,” kata pria yang juga Ketua Indonesia Chef Association (ICA) Jakarta Utara tersebut. Katanya chef khusus kapal pesiar bisa digaji hingga Rp 120 juta per bulan. Bagaimana? Tertarik untuk menjadi chef profesional?

Loading...