Tak Perlu Lagi Rapid Test, Segini Tarif Penyeberangan Lombok-Sumbawa

Pelabuhan Kayangan Lombok Timur - kataomed.comPelabuhan Kayangan Lombok Timur - kataomed.com

dari Lombok yang ingin menuju Sumbawa biasanya lebih banyak memanfaatkan jalur dengan naik kapal ferry dari Kayangan di Kabupaten Lombok Timur ke Poto Tano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tarif penyeberangan Lombok-Sumbawa ini pun cukup murah, hanya belasan ribu rupiah saja.

Dilansir dari situs resmi ASDP Indonesia Ferry, penyeberangan Kayangan-Pototano untuk dewasa dipatok Rp17.000 per orang, sedangkan untuk anak-anak tiketnya Rp9.000 saja. Sementara itu, untuk tarif menyeberang dengan kendaraan sepeda motor dikenai karcis seharga mulai Rp55 ribu sampai Rp88 ribu, dan untuk mobil Rp465 ribu. Penyeberangan Lombok-Sumbawa dilayani dengan jadwal setiap hari selama 24 jam dan waktu perjalanannya sekitar 100 menit.

Namun, sejak adanya pandemi (Covid-19) beberapa waktu lalu, akses transportasi termasuk transportasi laut menjadi diperketat guna meminimalisir perpindahan orang. Jika tadinya masyarakat yang hendak menuju Pulau Sumbawa dari Pulau Lombok dan sebaliknya wajib membawa dokumen rapid test, maka mulai Juni 2020 lalu kebijakan ini telah dihapuskan.

Meski tidak perlu membawa persyaratan surat rapid test, pihak regulator telah menempatkan tim untuk memeriksa secara ketat para calon pengguna pelayaran yang akan naik kapal. “Mereka yang telah lolos pemeriksaan gejala awal bisa langsung menyeberang,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB HL Bayu Windia, seperti dilansir Jawapos.

Pemeriksaan gejala awal yang dimaksud meliputi pemindaian suhu tubuh, batuk, demam, flu, dan mata yang memerah. “Jika petugas KKP menemukan indikasi gejala tersebut, maka baru diarahkan untuk rapid test,” tutur Bayu.

Para petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan/bandara akan melakukan pemindaian suhu tubuh calon penumpang kapal feri. Kemudian juga pengetatan pemeriksaan atau pemindaian bagi lansia dan anak-anak. Sedangkan khusus untuk penyeberangan antar provinsi, seperti dari Pelabuhan Sape ke NTT atau dari Pelabuhan Lembar ke Padangbai atau dari Pelabuhan Badas ke Surabaya, calon penumpang tetap wajib untuk melakukan rapid test sebagai salah satu syarat utama dalam melakukan perjalanan.

Loading...