Tarif Mulai Rp 12 Ribuan, Bisnis Cuci Helm Punya Peluang Menjanjikan

Cuci Helm - carapedia.com

yang berhubungan dengan kebersihan memang tak pernah surut. Misalnya saja cuci helm. Meski terlihat sepele, nyatanya pencucian helm hingga kini memiliki yang cukup menjanjikan. Pasalnya banyak pengendara yang malas dan kesulitan untuk mencuci helm sendiri.

Misalnya saja pemilik salah satu salon helm di , Yadi yang mengaku per bulan dapat mengantongi keuntungan hingga Rp 3,5 juta ketika sedang hujan. “Ya bisa sampai sebanyak itu (Rp 3,5 juta) kalau hujan. Satu hari paling banyak mencuci delapan helm. Satu helm tarifnya Rp 16 ribu,” ungkap Yadi.

Selain musim hujan, saat kemarau juga tetap banyak pengendara yang mencucikan helmnya. Pasalnya saat sedang panas biasanya helm akan terasa bau apek karena terkena keringat. “Kalau bukan musim hujan, biasanya kita cuci tiga sampai lima helm sehari, enggak tentu. Paling pemilik helm cuci karena bau apek dan lembap,” jelas Yadi.

Yadi mengaku sudah menekuni bisnis cuci helm sejak tahun 2011 lalu dengan bermodal Rp 5 juta untuk membeli pengering helm. Menurutnya bisnis cuci helm yang ada di mall atau pusat perbelanjaan bisa lebih karena menyesuaikan dengan sewa tempat. “Kalau di kita, semua helm harganya sama. Karena, kita punya tempat sendiri, beda dengan yang ada di mal. Bisa jauh lebih , bisa sampai Rp 25 ribu per helm,” katanya.

Selain di Jakarta, di Kota Banjarmasin pun bisnis cuci helm juga cukup berkembang. “Sambutan memang luar biasa, karena sepanjang orang memiliki sepeda motor maka tentunya mengenakan helm. Helm kotor, maka tentu pemiliknya mencucinya,” tutur Agus, karyawan Profesor Helmet.

Di Profesor Helmet Banjarmasin biaya mencuci satu helm hanya Rp 13.000 saja. Pengendara juga dapat mencucikan helm di Kinibalu Helm yang tarif cuci helm hanya dipatok Rp 12.000 saja dan untuk helm full face Rp 15.000 dengan lama pengerjaan sekitar 1 jam kering.

Loading...