Tarif Masuk Rp 30 Ribuan, Jumlah Pengunjung Candi Borobudur Bakal Dibatasi

Candi Borobudur - katalogwisata.com

Yogyakarta berencana untuk memberlakukan peraturan pembatasan pengunjung di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Pembatasan pengunjung tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir kemungkinan kerusakan bersejarah yang telah dibangun sejak abad ke-9 tersebut.

Menurut Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hari Widianto, banyaknya jumlah pengunjung tiap hari bisa mempengaruhi usia ketahanan Candi Borobudur. “Idealnya sekali itu hanya sekitar 150 pengunjung, dan waktunya dibatasi 1 sampai 1,5 jam saja,” ungkap Hari di Yogyakarta, (14/3) lalu.

Lebih lanjut Hari mengatakan bahwa pintu masuk utama Candi Borobudur hingga kini masih dari Yogyakarta, begitu pula untuk wisatawan mancanegara. Tetapi saat ini masih terbatas karena terhambat oleh kapasitas Bandara Internasional Adi Sutjipto.

Walaupun kelak akan dibangun bandara baru di Kulonprogo dan adanya pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, pihak pengelola mengharapkan jumlah pengunjung yang hendak naik ke candi harus dibatasi supaya peninggalan bersejarah ini bisa berumur lebih lama. “Tidak perlu semuanya naik, pengunjung bisa diarahkan ke objek wisata lain di sekitarnya,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo mengatakan bahwa efek dari banyaknya jumlah pengunjung candi pun kini sudah mulai terlihat. Misalnya saja pada bagian batu candi yang sudah mulai aus, terutama pada bagian tangga. “Apalagi saat peak season, (pengunjung) naik secara bersamaan,” tutur Marsis.

masuk ke Candi Borobudur sendiri memang cukup murah, untuk wisatawan (umur 6 tahun ke atas) harganya hanya Rp 30.000 per orang. Sedangkan untuk anak-anak (di bawah 6 tahun) dan rombongan pelajar atau mahasiswa hanya dikenai HTM Rp 15.000. Untuk wisatawan mancanegara tarif tiketnya USD 10 (anak-anak) atau USD 20 (dewasa).

Loading...