Suku Bunga BI Tetap, Rupiah Belum Mampu Bangkit dari Zona Merah

bisnis.liputan6.com

Jakarta – Pada akhir pekan ini, Jumat (16/6) dibuka melemah 14 poin atau 0,11 persen ke level Rp 13.300 per AS. Kemarin, Kamis (15/6) berakhir 9 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 13.286 per dolar AS usai bergerak di rentang angka Rp 13.272 hingga Rp 13.297 per dolar AS.

Menurut Binaartha Securities, gerak Garuda hari ini diprediksi kembali mengalami koreksi tipis akibat penguatan indeks dolar AS setelah memutuskan kenaikan acuan Amerika Serikat sebanyak 25 basis poin. Para pelaku diperkirakan akan kembali melakukan aksi beli pada dolar AS dan mengakibatkan sejumlah mata uang, termasuk rupiah akan melemah.

“Tampaknya sentimen dari The Fed mengalahkan positifnya sentimen dari dalam negeri dimana Pemerintah merilis ke-15 yang berkaitan dengan nasional serta penilaian kewajaran asumsi makro 2018 oleh Bank Dunia,” ujar Analis Binaartha Securities, seperti dilansir Bisnis.

Kondisi ini mengakibatkan rupiah berpotensi untuk kembali anjlok di pasar spot. Meski demikian, pelemahan rupiah diharapkan bisa lebih terbatas seiring dengan adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) akhirnya memutuskan untuk mempertahankan 7 Day Reverse Repo Rate di angka 4,75 persen lewat penandatanganan keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 14-15 Juni 2017. BI mengumumkan bahwa pihaknya telah mengantisipasi kenaikan Fed Fund Rate pada bulan ini menjadi 1-1,25%.

“Kenaikan Fed Fund Rate 2017 telah diantisipasi sebelumnya sehingga pasar menjadi kondusif. Ini didukung dengan pengelolaan makro dan fundamental Indonesia yang cukup baik,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Kamis (15/6) kemarin.

Untuk diketahui, dalam RDG BI pada 14-15 Juni 2017 lalu BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7 Day RR Rate pada level 4,75 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap 4,00 persen, dan Lending Facility juga tetap sebesar 5,50 persen. Ketentuan ini berlaku mulai hari ini, Jumat (16/6).

Loading...