Sering Dipakai Untuk Membuat Kue, Harga Gula Kastor Dijual Kisaran Rp 35.000-43.000 per Kg

Gula Kastor - (Sumber: sogoodblog.com)

Jenis-jenis bahan kadang-kadang dapat membuat bingung. Sebut saja gula. Bahan ini ternyata memiliki beberapa jenis, misalnya gula batu, gula bit, gula bubuk, gula castor, gula palem, gula coklat, gula jawa, gula kristal, dan lain-lain.

Bagi Anda yang gemar membuat , mungkin tidak asing lagi dengan gula kastor. Gula castor (kastor) adalah gula yang dinilai memiliki tekstur lebih halus daripada gula pasir. Jenis gula ini sering digunakan untuk membuat , cookies, pastry, dan lain-lain karena lebih cepat larut dalam adonan. Dengan sifatnya tersebut, gula castor bisa menghasilkan renyah dan warnanya bagus.

Jenis gula tersebut biasanya dicampur dalam adonan untuk membuat berbagai macam kue yang bercitarasa seperti macaroon, injeolmi (menu pencuci mulut khas Korea), kue lemon slice, pizza pisang, selai cokelat, panna cotta cocoa, beignet pisang, dan masih banyak lainnya.

Bagi Anda yang bertanya dapat membeli gula kastor di mana, Anda dapat membelinya di onlineshop, atau di toko-toko seperti yang menjual perlengkapan membuat kue. gula kastor merek Ricoman Caster Sugar rata-rata Rp 35.000-43.000 per kg.

Beberapa orang ada yang mengatakan bahwa gula dari Gulaku bungkus hijau dapat dikategorikan sebagai gula kastor. Jika di rumah tidak tersedia jenis gula tersebut, Anda dapat mengganti gula kastor dengan gula pasir biasa yang dimasukkan ke dalam plastik, kemudian dihancurkan. Cara seperti ini juga dapat dilakukan untuk membuat gula kastor sendiri di rumah.

Karena seringnya gula dipakai untuk memasak atau membuat kue, sebaiknya Anda juga perlu mengetahui seberapa banyak takaran yang diperbolehkan. “Problema ini hanyalah sebatas kesalahpahaman, di mana banyak menganggap pemakaian gula itu tidak sehat. Padahal, semuanya bergantung penakaran atau penggunaan gula dalam aturan ,” kata Chef Yeni.

Diakuinya, hampir semua yang dikonsumsi memliki kadar gula. Chef Yeni mengatakan bahwa dalam penggunaan gula pada masakan, tentu harus mengenal terlebih dahulu karakter gula yang akan digunakan.

“Gula pasir itu untuk berbagai masakan dan minuman, sedangkan gula kastor dipakai untuk kue, selain itu ada gula palem yang dipakai untuk minuman dan kue, terakhir ada gula batu yang digunakan untuk minuman,” jelas chef tersebut.

“Pada dasarnya semua gula enak, karena bentuk gula pasir lebih ‘granulate’, gula batu membentuk rasa, sedangkan gula kastor memiliki karakter yang halus. Satu lagi, gula merah atau gula palem lebih lengket,” tambah Chef Yani.

Hal serupa juga diutarakan oleh Communication Officer Gulaku, Fiter Cahyono. Menurutnya, gula dibutuhkan untuk mengembalikan metabolisme tubuh saat kondisi di bawah rata-rata. “Gula berfungsi mengembalikan tenaga saat beraktivitas. Hanya saja pemakaian gula harus diperhatikan. Dalam satu hari, cukup 4 sendok teh saja,” ujar Fiter.

Lantas, kapan waktu paling tepat untuk memasukkan gula ke dalam masakan atau adonan? Fiter mengatakan, “Bicara masakan, itu ditaruh di bagian terakhir sebelum masakan matang. Mengapa? Karena bila di awal, maka rasa akan meng’caramelize’ atau menutup dari rasa masakan yang dimasak. Sedangkan di bagian akhir lebih kepada penyempurnaan saja,” tukasnya.

Pemberian gula pada makanan dinilai mampu memberikan lebih nikmat ketika disantap. Fungsi gula dianggap sebagai penguat rasa dalam makanan.

Loading...