Sentimen The Fed Makin Agresif, Harga Emas Bertahan di USD 1.200/Ounce

emas-turun

Jakarta – Pada Jumat atau Sabtu (11/3) maret bertahan di level 1.200. Dalam perdagangan kemarin, harga Comex sempat terjun ke bawah 1.200 per ounce karena terhimpit oleh semakin tingginya probabilitas kenaikan Fed Rate pada pertemuan pekan depan.

“Jika bank sentral AS , harga emas dapat reli dengan kembali menjadi fokus,” ungkap Peter Spina, Chief Executive Officer () Gold Seek, Sabtu (11/3).

Harga emas berjangka untuk pengiriman April turun sebesar USD 1,8 atau 0,15 persen ke posisi USD 1.201,40 per ounce di bursa Comex, New York. Harga tersebut termasuk level terendah 30 Januari. Secara mingguan, harga emas telah mengalami penurunan sebesar 2 persen.

Harga emas global juga dipengaruhi oleh Amerika Serikat yang bertambah 235 ribu pada Februari lalu. Dengan peningkatan tenaga kerja ini semakin memperkuat spekulasi perihal kenaikan suku bunga acuan The Fed.

“Semua mata tertuju ke Fed. Jika menjadi lebih agresif, harga emas akan tetap di bawah tekanan,” jelas Phil Streible, Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Sabtu (11/3).

Sementara itu, harga emas batangan atau logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) turun Rp 2.000, demikian pula dengan harga beli kembali alias buyback yang juga mengalami penurunan. Pada Jumat (10/3) harga emas batangan 1 gram di Butik Pulogadung, Jakarta turun menjadi Rp 579 ribu per gram dari sebelumnya yang dibanderol Rp 581 ribu per gram.

Sedangkan harga pembelian kembali emas Antam turun sebesar Rp 3.000 menjadi Rp 517 ribu per gram dibanding akhir pekan lalu, yakni Rp 521 ribu per gram. Berikut daftar harga emas Antam terbaru:

BeratHarga (Rp)
1 gram579.000
5 gram2.750.000
10 gram5.450.000
25 gram13.550.000
50 gram27.050.000
100 gram54.050.000
250 gram135.000.000
500 gram269.800.000
Loading...