Selasa Sore, Rupiah Melemah Usai Plafon Utang AS Ditangguhkan

Rupiah - citypost.idRupiah - citypost.id

JAKARTA – praktis tidak memiliki kekuatan untuk bergerak naik ke zona hijau pada Selasa (23/7) sore, setelah tetap menguat karena didukung penangguhan plafon utang AS. Menurut paparan Index pada pukul 15.52 WIB, mata uang Garuda melemah 42 poin atau 0,30% ke level Rp13.985 per AS.

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia menetapkan tengah berada di posisi Rp13.973 per dolar AS, terdepresiasi 10 poin atau 0,07% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.963 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang juga tidak berdaya melawan greenback, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,24% menghampiri baht Thailand.

Dari , indeks dolar AS bergerak di dekat level tertinggi satu pekan pada hari Selasa, didukung kenaikan imbal hasil Treasury setelah setempat mengumumkan kesepakatan untuk menangguhkan plafon utang AS. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,206 poin atau 0,21% ke level 97,463 pada pukul 12.22 WIB.

Dilansir Bloomberg, Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan bipartisan untuk menangguhkan plafon utang AS dan meningkatkan tingkat pengeluaran selama dua tahun. Para pemimpin kongres pun berjanji untuk mendukung kompromi bipartisan, karena kesepakatan tersebut menghilangkan risiko bahwa pemerintah AS tidak dapat melakukan pembayaran pada awal September.

“Saya senang mengumumkan bahwa suatu kesepakatan telah dicapai dengan Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell, Pemimpin Minoritas Senat, Chuck Schumer, Ketua DPR, Nancy Pelosi, dan Pemimpin Minoritas DPR, Kevin McCarthy, “ cuit Trump di Twitter. “Ini adalah kompromi nyata untuk memberikan kemenangan besar bagi kita.”

DPR harus menyetujui perjanjian minggu ini sebelum istirahat enam minggu mulai tanggal 26 Juli mendatang. Senat dapat memberikan suara pada minggu depan. Gedung Putih, dalam sebuah pernyataan pada Senin malam mengatakan, baik DPR dan Senat harus dengan cepat memindahkan kesepakatan ini ke meja presiden untuk ditandatangani.

Loading...