Sasar Pasar Asia Tenggara, MUFG Akuisisi Bank Danamon

Mitsubishi UFJ Financial Group - bfsi.eletsonline.comMitsubishi UFJ Financial Group - bfsi.eletsonline.com

TOKYO – UFJ Financial Group (MUFG), melalui The of Tokyo- UFJ, dikabarkan bakal mengambil alih Bank Danamon, bank komersial terbesar kelima di , secara bertahap. Langkah ini bisa menggambarkan bagaimana rencana multinasional Jepang itu untuk mengubah pos terdepan mereka di Asia Tenggara menjadi sebuah ‘kerajaan regional’.

Nikkei memberitakan, MUFG sebelumnya telah melakukan pembelian aset di Thailand, Filipina, dan Vietnam. Namun, Presiden Nobuyuki Hirano secara terbuka mengidentifikasi Indonesia sebagai target investasi mereka berikutnya. Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa dan tingkat yang tetap tinggi di angka lima persen, menjadi beberapa alasan mengapa perusahaan Negeri Sakura tersebut ingin memperluas ekspansi ke Tanah Air.

Kelompok keuangan iniakan mengakuisisi Bank Danamon dalam tiga tahap, dimulai dengan pembelian 19,9 persen saham dengan Rp8.323 per saham, dengan jumlah investasi sebesar Rp15,87 triliun. Tahapan kedua, kelompok keuangan berencana untuk mendapatkan persetujuan yang diperlukan berdasarkan peraturan perundang-undangan serta persetujuan terkait lainnya guna membeli tambahan 20,1 persen saham untuk meningkatkan kepemilikan menjadi 40 persen.

Kemudian, pada tahap ketiga, MUFG berusaha mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk meningkatkan kembali kepemilikan mereka di Bank Danamon yang diharapkan bisa mencapai 73,8 persen. Hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi pemegang saham Danamon lainnya, baik untuk tetap menjadi pemegang saham atau mendapatkan uang tunai dari MUFG.

Bank Danamon, yang dibentuk pada tahun 1956, memiliki 1.859 lokasi jaringan di dalam negeri. Bank yang berbasis di Jakarta tersebut kuat dalam kredit mobil dan pembiayaan perusahaan. Setelah memutuskan untuk melakukan buyout pada 8 November kemarin dan melakukan due diligence, MUFG menandatangani kesepakatan akhir pada hari Selasa (26/12). “Kesepakatan awalnya diperkirakan akan berlangsung tahun depan, namun ‘kecepatannya’ berjalan sangat lancar,” kata seorang eksekutif senior MUFG.

MUFG membukukan pembelian Bank Danamon dengan nama proyek ‘Renaisans’. Kelompok keuangan tersebut menempatkan Indonesia sebagai basis strategi Asia Tenggara, dan telah bergerak ke arah pembelian bank beberapa tahun yang lalu. Sebelumnya, DBS Group Holdings Singapura mencoba mengakuisisi Bank Danamon pada tahun 2012, namun batal. MUFG berhasil membangkitkan kembali buyout tersebut dengan cara ‘merapikan’ kesepakatan dengan regulator dan pihak lainnya.

MUFG sebelumnya sudah menghasilkan lebih dari 40% keuntungannya di luar negeri. Nah, pemberi pinjaman Indonesia akan menyediakan batu loncatan untuk meningkatkan metrik di atas angka 50%. “Kami telah berdiskusi dengan regulator keuangan Indonesia. Saya sangat optimistis dengan persetujuan kami di luar investasi 40 persen,” ujar CEO Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ untuk kawasan Asia & Oceania, Takayoshi Futae.

Loading...