Kamis Sore, Rupiah Rebound Seiring Naiknya Kurs Asia

Rupiah - beritacenter.comRupiah - beritacenter.com

JAKARTA – Meski gerak relatif sempit, ternyata mampu bangkit ke area hijau pada perdagangan Kamis (17/10) sore ketika indeks AS masih berusaha mengembalikan kekuatan setelah sempat terpuruk akibat data ritel yang lemah. Menurut Index pada pukul 15.55 WIB, Garuda menguat 17 poin atau 0,13% ke level Rp14.155 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.172 per dolar AS, menguat 15 poin atau 0,11% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.187 per dolar AS. Di saat yang hampir bersamaan, mata uang Asia kompak mengungguli , dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,22% menghampiri peso Filipina.

Dari , indeks dolar AS berusaha mengembalikan kekuatan pada hari Kamis di tengah keraguan tentang kesepakatan perdagangan AS-China, sedangkan gerak pound sterling tidak stabil ketika Inggris dan Uni Eropa bergegas untuk mengamankan kesepakatan Brexit menit terakhir. Mata uang Paman Sam terpantau melemah tipis 0,006 poin atau 0,01% ke level 97,996 pada pukul 15.34 WIB.

Diberitakan Reuters, dolar AS, yang telah jatuh pada hari Rabu (16/10) karena penjualan ritel AS dilaporkan turun untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan, masih tergantung di dekat posisi terendah karena optimisme sebelumnya tentang ‘fase 1’ yang diumumkan dari kesepakatan perdagangan dengan China surut. Perunding perdagangan AS dan China sedang berupaya memakukan teks untuk fase pertama kesepakatan perdagangan yang akan ditandatangani presiden mereka bulan depan.

Dolar melayang lebih rendah terhadap euro menjadi 1,1076 dan stabil terhadap yen Jepang di posisi 108,75. Terhadap sekeranjang mata uang, greenback sempat menyentuh level terendah bulan ini di 97,898 semalam dan stabil di sekitar level itu pada hari Kamis. “Bahkan, jika kesepakatan ditandatangani, masih belum pasti apakah kewajiban dapat dipenuhi sepenuhnya di kedua sisi,” kata ahli strategi di DBS Bank Singapura dalam sebuah catatan.

Loading...