Akhir Pekan, Rupiah Rebound Manfaatkan Koreksi Dolar

Rupiah - www.konfrontasi.comRupiah - www.konfrontasi.com

JAKARTA – Rupiah mampu bangkit ke teritori hijau pada Jumat (27/12) sore, seiring pergerakan mayoritas , ketika indeks AS cenderung melemah di tengah optimisme kesepakatan AS-. Menurut catatan Bloomberg Index pada pukul 15.56 WIB, Garuda menguat tipis 6 poin atau 0,04% ke level Rp13.952 per .

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp13.956 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,18% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.982 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang Asia lainnya juga berhasil mengungguli greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,16% dialami yen Jepang.

Kenaikan yang dialami mayoritas mata uang Benua Kuning, salah satunya lantaran indeks dolar AS harus bergerak lebih rendah pada hari Jumat, meski sempat berada di dekat level tertinggi enam bulan terhadap yen Jepang. Mata uang Paman Sam terpantau melemah 0,106 poin atau 0,11% ke level 97,428 pada pukul 13.45 WIB, melanjutkan tren negatif di sesi sebelumnya.

Dilansir Reuters, optimisme di sekitar prospek untuk kesepakatan perdagangan antara AS dan China sedikit mengurangi untuk mata uang safe haven seperti yen. Namun, dengan mata uang masih berada dalam suasana setelah Hari Natal pada hari Rabu (25/12), aktivitas transaksi secara keseluruhan cenderung sepi.

Pada Rabu kemarin, Beijing mengatakan bahwa pihaknya tetap intens berkomunikasi dengan Washington dalam upaya penandatanganan perjanjian perdagangan. Pernyataan ini muncul sehari setelah Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa dia dan Presiden China, Xi Jinping, akan mengadakan seremoni untuk menandatangani perjanjian yang baru-baru ini dicapai.

“Meskipun kenaikan yang dialami dolar AS sebagian terhapus dengan yield Treasury yang turun setelah lelang catatan tujuh tahun, optimisme kesepakatan perdagangan AS-China telah meletakkan dasar yang kuat,” tutur kepala manajer portofolio untuk pendapatan tetap di Nissay Asset Management, Toshinobu Chiba. “Bagaimanapun, saya tidak mengharapkan pergerakan besar di pasar hari ini karena perdagangan tetap tenang karena liburan.”

Loading...