Selasa Sore, Rupiah Melemah 0,11% Jelang Hari Natal

rupiah - m.akurat.corupiah - m.akurat.co

JAKARTA – terpantau bergerak di zona merah pada hari Selasa (24/12) sore, ketika aktivitas cenderung sepi menjelang perayaan Hari Natal. Menurut Yahoo Finance pada pukul 15.24 WIB, mata uang Garuda melemah 15 poin atau 0,11% ke level Rp13.975 per dolar AS, setelah sebelumnya ditutup di posisi Rp13.960 per dolar AS.

Pada hari ini, memang libur bertepatan dengan perayaan Hari Natal. Tidak cuma di , tetapi juga . Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian aktivitas keuangan cenderung sepi, bahkan tidak ada sama sekali. Bank-bank di Indonesia pun baru memulai kembali operasional mereka secara penuh pada tanggal 26 Desember mendatang.

Menurut catatan CNBC Indonesia, sepanjang tahun 2019 hingga berakhir Senin (23/12) kemarin, mata uang Garuda menunjukkan kinerja yang cukup bagus. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mampu membukukan penguatan sebesar 2,89% melawan di pasar spot. Tidak hanya dolar AS, rupiah juga sanggup mengalahkan tiga mata uang utama lainnya, yakni euro sebesar 6,13%, pound sterling sebesar 1,55%, dan yen Jepang sebesar 2,73%.

Sementara itu, dari pasar global, indeks dolar AS berhasil naik ke zona hijau sebelum liburan Natal, didukung data ekonomi terbaru AS yang cukup solid serta diuntungkan dengan status sebagai aset safe haven selama penghindaran aset berisiko. Menurut data Bloomberg Index, mata uang Paman Sam menguat tipis 0,056 poin atau 0,06% ke level 97,714 pada pukul 15.14 WIB.

Dilansir Reuters, data yang dirilis Jumat (20/12) waktu setempat menunjukkan PDB AS, yang sudah menikmati rekor ekspansi, tampaknya mempertahankan moderat, didukung pasar tenaga kerja yang kuat. PDB AS tercatat tumbuh sebesar 2,1% sepanjang kuartal ketiga 2019. “Gambaran besar tetap, meskipun dolar AS terus berjuang melawan mata uang utama lainnya di tengah rekor volatilitas yang rendah,” tulis analis MUFG dalam sebuah catatan

Loading...