Selasa Pagi, Rupiah Kembali Lemas Usai Dibuka Rebound

Rupiah - www.lintasgayo.comRupiah - www.lintasgayo.com

JAKARTA – masih belum bisa lepas sepenuhnya dari zona merah pada Selasa (31/3) pagi. Menurut data Index, mata uang Garuda memang dibuka menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp16.330 per AS. Namun, spot langsung berbalik melemah 10 poin atau 0,06% ke posisi Rp16.348 per AS pada pukul 09.09 WIB.

“Sentimen penyebaran masih akan menjadi pemberat langkah rupiah pada hari ini, terlebih saat ini penanganan Covid-19 di Indonesia juga sudah mulai mempersiapkan penetapan karantina alias lockdown,” tutur analis Valbury Futures, Lukman Leong, dilansir Kontan. “Rupiah masih berpotensi untuk bergerak melemah.”

Hampir senada, Head of Economics Research Pefindo, Fikri C. Perman, mengatakan, pelemahan rupiah masih mungkin terjadi mengingat perilaku masih akan cenderung risk averse. Kekhawatiran terhadap stimulus yang digelontorkan para pemangku kebijakan masih akan menjadi pemberat mata uang Garuda. “Namun, kekhawatiran itu diharapkan dapat diminimalkan dengan triple intervention ,” ucap Fikri.

Setali tiga uang, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, bilang bahwa pelemahan rupiah masih disebabkan oleh kekhawatiran pasar terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 yang makin parah di seluruh dunia. Mengutip data Worldmeters, total kasus penyebaran virus corona di seluruh dunia hingga 30 Maret 2020 pukul 16.00 WIB mencapai 724.798 orang dengan total kematian 34.021 jiwa.

“Perkembangan wabah yang masih meningkat menjadi kekhawatiran utama pasar, seperti yang terjadi di AS dan Eropa, Indonesia juga demikian. Dampaknya juga sudah terlihat ke perlambatan aktivitas ekonomi ,” ujar Ariston, dikutip . “Gelontoran stimulus oleh banyak bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia pasti membantu meredam dampak negatif pandemi tersebut. Hanya, berita penambahan kasus penyebaran menjadi pokok masalah kekhawatiran pasar.”

Untuk perdagangan hari ini, Ariston memprediksi mata uang Garuda bergerak di level resistan Rp16.575 per dolar AS dan support Rp16.250 per dolar AS. Sementara itu, Lukman menghitung rupiah bergulir di kisaran Rp16.300 hingga Rp16.500 per dolar AS, sedangkan Fikri memperkirakan spot bergerak di rentang Rp16.070 hingga Rp16.670 per dolar AS.

Loading...