Rupiah Ditutup Rebound Manfaatkan Fluktuasi Dolar Jelang Pidato Trump

Dolar AS yang bergerak fluktuatif jelang di depan AS berhasil dimanfaatkan untuk bergerak menguat. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda mampu menutup sesi dagang di akhir bulan ini (28/2) dengan menguat tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.338 per dolar AS.

Rupiah sebenarnya mengawali hari ini dengan melemah 14 poin atau 0,10% ke posisi Rp13.355 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.344 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.52 WIB, spot masih berada di zona merah, namun kemudian bangkit di detik-detik akhir .

Pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS memang cenderung bergerak fluktuatif seiring dengan penantian pasar mengenai pidato Donald Trump yang akan memberikan pernyataan politis pertama di hadapan Kongres AS pada Selasa malam waktu setempat. Usai dibuka di zona hijau, the greenback berbalik melemah 0,11% ke level 101,02 pada pukul 13.27 WIB.

Pasar memprediksi bahwa isi pidato Trump tidak jauh-jauh dari rincian terkait belanja infrastruktur yang direncanakan serta reformasi . “Pasar masih menunggu rincian lebih lanjut dari rencana stimulus ekonomi Presiden Trump, termasuk reformasi dan investasi infrastruktur yang lebih tinggi. Jika tidak memberikan rincian, pasar kemungkinan akan kecewa,” jelas Analis Mata Uang MUFG, Lee Hardman.

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia mematok tengah berada di level Rp13.347 per dolar AS, 8 poin atau 0,06% dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.339 per dolar AS. Di saat yang sama, pergerakan mata uang terhadap dolar AS cenderung bervariasi, dengan penguatan tertinggi dialami won Korea Selatan sebesar 0,09% dan pelemahan terdalam menghampiri baht Thailand sebesar 0,21%.

Loading...