Rupiah Dibuka Menguat Tipis Usai Libur Panjang

mampu membuka selepas libur panjang di zona pada sesi dagang Selasa (25/4) ini. Seperti diwartakan Index, mata uang Garuda membuka dengan penguatan tipis sebesar 2 poin atau 0,02% ke level Rp13.308 per AS. Kemudian, pada pukul 08.33 WIB, spot kembali menguat 17 poin atau ,13% ke posisi Rp13.293 per AS.

“Rupiah diharapkan mampu memanfaatkan momen-momen yang ada sebagai sentimen positif untuk kembali bergerak menguat,” ujar Analis PT Binaartha Sekuritas Indonesia, . “Diharapkan, stabilnya kondisi makro dalam negeri dapat menjadi katalis positif bagai mata uang Garuda, selain memanfaatkan pelemahan laju dolar AS.”

Menurut Reza, rupiah untuk kali ini mampu memanfaatkan pelemahan dolar AS guna berbalik . Ini masih ditambah dengan sokongan laju euro yang juga mampu berbalik menguat seiring sentimen yang tengah berlangsung di Perancis. “Di samping itu, ada sentimen dari rancangan Kementerian BUMN yang mendorong peningkatan sinergi antar-BUMN di berbagai sektor untuk mendongkrak perekonomian nasional,” lanjut Reza.

“Kesepakatan antara AS dengan Indonesia senilai 10 miliar dolar AS tampaknya juga bisa menjadi sentimen positif yang mewarnai pergerakan laju rupiah,” tambah Reza. “Pada hari ini, mata uang Garuda diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp13.338 hingga Rp13.297 per dolar AS.”

Sebelumnya, di tengah liburan perdagangan Tanah Air, nilai tukar rupiah masih mampu unggul terbatas terhadap dolar AS, meski sejumlah analis menilai penguatan ini bersifat sementara sambil menunggu data ekonomi dalam negeri yang bakal dirilis awal bulan depan. Senin (24/4) kemarin, kurs rupiah menguat 0,09% ke Rp13.310 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya.

“Penguatan ini melanjutkan pergerakan di akhir pekan. Walau minim katalis dari dalam negeri, kondisi eksternal juga menguntungkan rupiah,” kata Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, Agus Chandra. “Pemilu Perancis berjalan seperti dugaan dengan majunya Emmanuel Macron dan Marie Le Pen ke putaran kedua.”

Loading...