Menanti Hasil RDG BI, Rupiah Dibuka Menguat 45 Poin

Rupiah - www.aktual.comRupiah - www.aktual.com

JAKARTA – mampu melanjutkan tren positif pada Selasa (19/5) menantikan keputusan Rapat Dewan Gubernur . Menurut laporan Index, mata uang Garuda membuka dengan menguat tajam 45 poin atau 0,30% ke level Rp14.805 per AS. Sebelumnya, spot sempat ditutup naik 10 poin atau 0,07% di posisi Rp14.850 per AS pada Senin (18/5) kemarin.

“Kekhawatiran mengenai memanasnya hubungan AS dan sebenarnya mendorong memburu dolar AS, tetapi pelemahan rupiah dibatasi optimisme terkait pemulihan ekonomi,” tutur Analis Kapital Investama, Alwi Assegaf, seperti disalin Kontan. “Beberapa negara mulai melonggarkan lockdown, pemerintah Indonesia juga berencana memutar kembali roda perekonomian.”

Sementara itu, menurut analisis CNBC Indonesia, rupiah sepertinya akan mendapatkan tenaga ekstra untuk menguat tajam seiring kabar bagus dari vaksin virus corona yang diproduksi bioteknologi Moderna di AS. Moderna menyatakan hasil uji klinis pertama vaksin cukup positif. Pasalnya, imun atau antibodi dari 8 orang yang diujicobakan mampu menghasilkan antibodi virus corona.

Perusahaan memulai percobaan manusia fase pertama pada Maret dengan 45 sukarelawan, dan telah disetujui untuk segera memulai fase kedua, yang akan melakukan pengujian kepada sekitar 600 orang pada akhir Mei atau Juni. Jika semuanya berjalan dengan baik, vaksin kemungkinan dapat diproduksi pada awal Juli mendatang.

Selain itu, menurut Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, penguatan rupiah juga didorong antisipasi investor jelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Sejumlah ekonom memperkirakan bank sentral akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke level 4,25% dalam pertemuan yang akan berakhir sore nanti.

“Sentimen ini terkait kemungkinan Bank Indonesia memotong suku bunga 25 bps menjadi 4,25%. Sentimen ini dibuktikan dengan sebagian mata uang Asia melemah akibat sentimen perang dagang dan data ekonomi AS yang memburuk,” ulas Josua. “Pada hari ini, rupiah bisa menguat dan bergerak di kisaran Rp14.800 hingga Rp14.950 per dolar AS.”

Loading...