Ringgit Menguat Seiring Spekulasi Pedagang Atas Suku Bunga The Fed

Malaysia dan Won karena permintaan AS melemah seiring para pedagang bertaruh bahwa akan menaikkan secara bertahap.

Berdasar data yang dihimpun dari bank lokal, ringgit menguat 0,5 persen menjadi 4,0085 per , sedangkan won 0,7 persen jadi 1,098.65 per dolar AS pada 10.18 pagi waktu Seoul. Sementara ini won merupakan mata uang yang paling kuat di Asia.

Pengukuran dolar terhadap mata uang utama mundur dengan peluang di pasar berjangka untuk kenaikan suku bunga AS tetap berada di bawah angka 50 persen hingga akhir tahun. Sementara itu permintaan untuk aset yang memiliki hasil tinggi bisa mendorong regional.

“Masalah utama di Asia adalah prinsip Goldilocks bahwa ekonomi AS sehat namun tidak terlalu menonjol untuk memicu respon dari The Fed,” ujar Stephen Innes, pedagang senior di Oanda Asia Pacific Pte di Singapura.

“Risiko sentimen tetap sangat baik didukung dari persepsi bahwa bank sentral akan tetap akomodatif hingga masa yang akan datang,” imbuhnya.

Saham indeks Kospi naik 0,1 persen dan Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,2 persen untuk sesi kelima. Dari hasil catatan 5 tahun Malaysia menunjukkan angka 2 poin lebih rendah pada 3,25 persen, sesuai harga dari Bursa Malaysia.

Loading...