Rasanya Unik, Daging Buaya Ternyata Dijual dengan Harga Cukup Mahal

Kuliner Daging Buaya - food.detik.comKuliner Daging Buaya - food.detik.com

ekstrem seperti serangga, kalajengking, ular, atau landak saat ini mungkin sudah biasa. Bagaimana dengan menyantap daging predator seperti buaya? Kuliner tidak biasa ini rupanya sudah menjadi santapan yang banyak disukai oleh di luar negeri seperti China atau bahkan Thailand. Bahkan di Australia sana, daging buaya yang masih mentah dengan yang paling mahal dibandingkan daging lain seperti sapi, ayam, atau semacamnya.

Menurut penuturan warga Indonesia, Tjiptadinata Effendi yang tinggal di Australia dan pernah berbelanja di salah satu market, daging buaya ternyata dijual dengan harga AUD 59 atau sekitar Rp 600 ribuan per kilogram (kg). Cukup mahal bukan?

Di Indonesia sendiri rupanya sudah ada beberapa yang menjual daging buaya tapi dalam wujud sudah diolah menjadi aneka masakan yang menggugah selera seperti sate atau gulai. Di penangkaran buaya yang terletak di Teritip, Balikpapan Timur misalnya, para tak hanya bisa menyaksikan ribuan ekor buaya, tetapi juga bisa mencicipi seperti apa kelezatan sate daging buaya yang disajikan oleh pihak pengelola.

Sate daging buaya tersebut dijual dengan harga sekitar Rp 5 ribu per tusuk. Dengan harga sekian, pengunjung sudah dapat menikmati daging buaya muara yang dipadukan dengan kecap dan irisan cabai. Tiap tahunnya, penangkaran ini memotong 200 ekor buaya muara generasi kedua. “Hasil ternak itu boleh, yang hasil alam tidak boleh. Itu sekali potong saja dalam setahun,” ungkap Adrian, pemilik Penangkaran Buaya Teritip, seperti dilansir Prokal.

Selain daging, kulit buaya yang dipotong akan langsung diekspor. Sementara itu, tangkur dan empedu dijadikan , lalu dipasarkan di area penangkaran. “Ada ukurannya. Yang bisa dipotong antara dua hingga 2,4 meter dengan usia empat sampai lima tahun. Itu saja yang boleh dipotong dan semuanya itu hasil ternak kami,” jelasnya.

daging buaya sendiri kabarnya menyerupai daging ayam. Namun ada juga yang menyebutkan daging buaya mirip daging kambing. “Rasanya sangat berbeda sekali. Mirip-mirip daging kambing, cuman teksturnya berserat,” kata salah satu pengunjung bernama Eny.

Selain di Balikpapan, sate buaya juga tersedia di lokasi wisata Predator Fun Park (PFP), Kota Batu. Bagian tubuh yang dijadikan satai biasanya adalah bagian tubuh belakang hingga ekor. “Karena bagian tubuh tersebut yang paling empuk dan banyak dagingnya,” kata Yayak, chef spesial sate buaya di Predator Fun Park.

Loading...