Rabu Sore, Rupiah Tetap Tertahan di Area Negatif

Rupiah - okezone.comRupiah - okezone.com

JAKARTA – harus menerima nasib tertahan di area merah pada Rabu (16/10) sore, ketika aset safe haven lebih diburu di menyusul konflik terbaru antara AS dan China terkait protes Hong Kong. Menurut paparan Index pada pukul 15.59 WIB, Garuda melemah 6 poin atau 0,04% ke level Rp14.172 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.187 per dolar AS, terdepresiasi 47 poin atau 0,33% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.140 per dolar AS. Di saat yang hampir bersamaan, mayoritas mata uang Asia ditaklukkan , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,25% menghampiri yuan offshore China.

“Pasar tampaknya bereaksi terhadap kejutan defisit perdagangan pada bulan September karena menyusut selama 11 bulan berturut-turut,” ujar analis di OCBC Bank, Selena Ling, dilansir . “Sementara menantikan pertemuan BI minggu depan, pergerakan kurs rupiah dalam jangka pendek masih dipengaruhi kesepakatan dagang AS-China.”

Memang, seperti diberitakan Reuters, di pasar Asia, fokus investor kembali tertuju pada hubungan antara Negeri Paman Sam dan Negeri Panda. Yuan offshore China harus terjerembab ke area merah setelah tanda-tanda dukungan dari parlemen AS untuk gerakan protes di Hong Kong kemungkinan membuat Beijing marah dan memperkecil peluang resolusi untuk perang dagang.

Di pasar mata uang global, para pedagang masih menunggu hasil dari perundingan terakhir yang berlarut-larut hingga Selasa (15/10) malam untuk melihat apakah Inggris dan Uni Eropa dapat menyusun kesepakatan tentang Brexit sebelum pertemuan puncak. kedua belah pihak mendekati kesepakatan sempat mendorong pound sterling semalam, meskipun mata uang itu bisa berayun liar karena masih tidak jelas apakah Inggris dapat menghindari menunda keberangkatannya pada 31 Oktober.

“Bahkan jika kedua belah pihak dapat menyetujui sesuatu, tidak jelas apakah mereka dapat tetap dengan batas waktu keluar,” kata ahli strategi valuta asing di Daiwa Securities di Tokyo, Yukio Ishizuki. “Apakah parlemen Inggris akan menyetujui apa yang telah disepakati adalah ketidakpastian besar lainnya. Pound sterling memiliki kenaikan yang baik, tetapi beberapa investor meringankan posisi mereka.”

Loading...