Rabu Pagi, Rupiah Bergerak Variatif versus Dolar

Rupiah - www.savemoneychanger.comRupiah - www.savemoneychanger.com

JAKARTA – terpantau bergerak pada perdagangan Rabu (27/1) pagi. Menurut laporan Index, Garuda mengawali transaksi dengan menguat 10 poin atau 0,07% menuju level Rp14.055 per . Kemudian, pada pukul 09.23 WIB, spot berbalik melemah tipis 1 poin atau 0,01% ke posisi Rp14.066 per .

“Pergerakan rupiah salah satunya dipengaruhi oleh sikap yang menanti kejelasan stimulus senilai 1,9 triliun dolar AS yang diajukan , Joe Biden,” ujar Direktur Utama PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir dari Bisnis. “Selain itu, juta pertemuan bulanan The Fed yang diperkirakan akan berujung pada keputusan untuk mempertahankan acuan.”

Biden pada Senin (25/1) kemarin memang mengungkapkan kesediaannya untuk merevisi paket stimulus fiskal yang ia ajukan melalui kolaborasi antara Partai Demokrat dan Partai Republik. Meski demikian, dirinya juga mengaku siap untuk membawa proposal tersebut tanpa keterlibatan Partai Republik. Sebelumnya, Partai Republik menyatakan penolakannya terhadap rencana paket stimulus yang dianggap terlalu besar.

Sementara itu, analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail, memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tetap bergerak stabil di tengah kasus Covid-19 di Indonesia yang menembus angka satu juta kasus. Sebaliknya, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diproyeksikan turun, karena hasil lelang SBSN yang tidak begitu bagus menjadi sinyal kemungkinan terbatasnya arus asing masuk ke pasar Indonesia.

“Para pelaku pasar sedang menanti hasil dari program stimulus fiskal Joe Biden sebesar 1,9 triliun dolar AS yang masih mendapatkan halangan dari Kongres AS,” tutur Ahmad, dikutip dari Metro News. “Sementara itu, hasil lelang SBSN Selasa (26/1) kemarin yang tidak begitu baik diperkirakan akan menahan kenaikan pasar obligasi hari ini.”

Loading...