Punya Banyak Pilihan Warna Menarik, Harga Kertas Pembungkus Bunga (Wrap Bouquet) Rp5.000 Per Lembar

Kertas Pembungkus Bunga - (Sumber: id.aliexpress.com)

Saat ini telah banyak orang yang menjajakan inovasi rangkaian yang cantik dan memiliki nilai jual. menjual berbentuk bouquet ini semakin laris karena kerap dimanfaatkan sebagai kado untuk sahabat, kado saat perayaan wisuda, dan berbagai keperluan lainnya. dalam ini juga terbilang tidak rumit, hanya memerlukan bunga, dan alat-alat lainnya seperti gunting dan tisu pembungkus bunga atau wrap bouquet.

Banyak orang yang kerap mengungkapkan perasaannya melalui bunga. Itulah penyebab pelaku usaha bunga mendapatkan dari berbisnis bunga ini. Satu di antaranya adalah Yosefine. Ia menuturkan bisnis bunga bouquet yang tengah ia jalankan ini berawal dari melihat aneka bunga di acara wisuda dengan tampilan yang sederhana. Yosefine lantas mendapatkan ide untuk bisa berinovasi dengan bunga. Ia merangkai aneka bunga menjadi lebih menarik dan memiliki nilai jual.

“Sebenarnya waktu kuliah awalnya suka bunga, kalau lihat orang wisuda bunganya biasa aja, dibungkusnya plastik. Aku lihat bunga itu kan cantik, terus bagaimana membuat bunga lokal dibungkus jadi cantik,” ujar Yosefine, dilansir dari Detik.com.

Dengan modal awal sebesar Rp100.000, ia membeli beberapa batang bunga mawar dan bunga gerbera langsung dari petani. Kemudian ia merangkai dan menghias bunga tersebut dengan menggunakan kertas dan kotak beragam bentuk. Ia sengaja membeli bunga langsung dari petani karena harganya yang lebih .

Berkat kreativitas dan keunikannya dalam merangkai bunga, beberapa teman Yosefine memesan hasil karyanya tersebut. Karena pesanan yang semakin banyak, kemudian ia menambah beberapa bahan sebagai penghias. Banderol dari Labuhshky Bouquet miliknya ini cukup beragam, mulai dari yang paling murah yakni Rp10.000 hingga Rp450 ribuan.

Dalam satu bulan, ia mampu menjual 100 hingga 300 bouquet bunga, dengan omzet rata-rata Rp20 juta sampai Rp30 juta per bulan. Bisnis yang dirintis sejak pertengahan tahun 2015 ini telah meraup omzet hingga Rp350 juta per tahun. Dalam memasarkan bisnis bunganya tersebut ia siap melayani pemesanan hingga 100 tangkai bunga mawar, dan harganya sesuai dengan tingkat kesulitan.

Meski berada di Bandung, Yosefine juga tersebar hingga Papua. Karena ia memasarkannya dengan memanfaatkan sejumlah sosial media, seperti Instagram.

“Dulu pernah ada yang pesan ke Papua, daripada ongkosnya mahal dan kondisi bunganya belum tentu dipastikan fresh sehingga aku bilang pakai bunga plastik saja di kirimnya. Karena biasanya kita beli bunga ada yang H-2, ada juga yang hari h-1 atau ada yang tepat pada hari H. Jadi harus diperhitungkan. Ada yang harus dadakan. Jadi enggak borongan semua,” lanjutnya.

Dalam menjual variasi bunga, selain bisa dimasukkan ke dalam kotak berbagai bentuk, juga bisa dirangkai dan di dengan bentuk bouquet. Dalam menghias bunga bouquet (buket), wrap bouquet, atau kertas (tisu) pembungkus bunga menjadi salah satu bahan yang penting. Pilihan kertas wrapping yang menarik, membuat rangkaian bunga akan semakin cantik. Biasanya wrap bouquet dijual kisaran Rp5.000 per lembar ukuran 65 x 65 cm.

Loading...