Populer di Luar Negeri, Harga Indomie Satu Dus di Carrefour Rp 80 Ribuan

Indomie Goreng - (Sumber: plus.kapanlagi.com)

Jika seseorang ditanya mengenai mie instan, mungkin merek satu ini yang paling sering diingat. Bahkan, mungkin, merek ini merupakan perwakilan dari sejenis, jika orang ingin membeli atau mengkonsumsinya. tersebut adalah Indomie. Mie instan tersebut sudah ada di Indonesia sejak puluhan tahun yang lalu.

Indomie hadir dengan berbagai rasa di pasaran. Produk tersebut mudah sekali ditemui di berbagai tempat, sebut saja Carrefour, Indomaret, Alfamart, Giant, Superindo, dan tempat lainnya. per satuannya mulai dari Rp 2.000-7.000, tergantung dari variannya. Sedangkan untuk 1 dusnya berkisar Rp 85.600-100.000.

Produk mie instan tersebut sudah amat dikenal di , seperti di Nigeria, salah satu di Benua Afrika. Indomie sudah dianggap sebagai makanan sejuta umat di sana. “Mulai dari masyarakat bawah sampai atas, itu luar biasa Indomie jadi makanan sehari-hari,” ujar Menteri (Mendag), Enggartiasto Lukita, yang baru saja pulang dari tersebut.

Saking populernya, Indomie sempat diklaim sebagai merek mie dari Nigeria. Merek mi itu disebut-sebut sudah menguasai sekitar 74% pangsa pasar di Nigeria dengan pertumbuhan tahunan mencapai 40%.

Dari 16 produsen mie instan di Nigeria, Indomie dipandang merek yang mendominasi. Nigeria adalah pangsa pasar yang besar bagi produk asal Indonesia. Sebab, negara terbesar di Afrika Barat tersebut memiliki populasi hingga mencapai 180 juta penduduk.

Di Nigeria, Indomie diproduksi oleh De-United Foods Industries Ltd, anak perusahaan Dufil , hasil joint venture Tolaram dari Singapura dengan Salim dari Indonesia.

Untuk varian rasa yang populer di Negeria diantaranya, Chicken Flavour (Rasa Ayam), Onion Chicken Flavour (Rasa Ayam Bawang), Pepper Chicken Flavour (Rasa Ayam Lada), dan Oriental Fried Noodles (Mi Goreng Oriental).

PT Sukses Makmur, produsen Indomie memaparkan alasan mengapa produknya begitu dikenal di luar negeri. Menurut Direktur PT Sukses Makmur, Franciscus Welirang mengatakan bahwa terkenalnya produk mi instan diberbagai negara karena hasil kerja keras pihaknya secara konsisten sejak Indomie pertama kali dipasarkan ke negara lain pada 1992.

“Kalau bicara populer, Indomie itu sejak tahun 1992, jadi sudah mengakar, dan original yang pertama,” ujar Franciscus Welirang.

Selain itu, dia menambahkan, Indofood juga memiliki di sejumlah negara, seperti di Malaysia, Saudi Arabia, Nigeria, Suriah, hingga Mesir. “Dan kami juga berproduksi di sana, saya kira itu dasarnya,” jelasnya.

Franciscus Welirang menambahkan, Indomie juga mengikuti tumbuh kembangnya sebuah generasi ke generasi dalam satu negara yang menjadikan Indomie salah satu makanan . “Tumbuh kembangnya itu mengikuti generasi, sama juga di Nigeria, saya kira tata cara perjalanannya sendiri di dalam mempopulerkan masing-masing pasar,” jelasnya.

 

Loading...