Pimpin perlawanan terhadap USD, Kurs Ringgit Terhadap Rupiah tetap Stabil

Jakarta — Pagi ini (2/12), dinyatakan dibuka tipis. Indeks menyatakan bahwa mata uang Garuda naik 1 poin atau setara 0,01% ke level Rp 13.783 per . Tak lama berselang, Rupiah kembali 9 poin atau setara 0,07% ke level Rp 13.775 per Dolar AS tepat pada pukul 08.05 WIB pagi di spot.

Hampir seluruh mata uang menguat, sebut saja Ringgit Malaysia (0,38%), Baht Thailand (0,01%), dan Rupiah (0,02%). Hanya Dollar Singapura dan Peso yang bergerak melambat. Masing-masing mata uang tersebut melemah 0,04% dan 0,07%. Sebelumnya, Peso sempat mengekor mata uang Asean lainnya, sedangkan Baht nampak stagnan sejak pembukaan. Tak lama berselang kedua mata uang tersebut terseret pada teritori merah.

Ringgit sebagai mata uang Asia yang memimpin penguatan terhadap tampak belum terlalu bergeming terhadap Rupiah. Data yang didapatkan dari laman bi.go.id mencatatkan posisi nilai tukar Ringgit Malaysia terhadap Rupiah berada pada level Rp 3,284.09/MYR untuk kurs jual dan Rp 3,247.45/MYR untuk kurs beli hari ini (update pukul 16.20 WIB).

Kembali pada posisi Rupiah, Samuel Sekuritas Indonesia sempat memprediksi tentang nilai tukar Rupiah yang bakal mendapat sokongan dari melemahnya indeks dolar AS hari ini. “Penguatan Rupiah bisa belanjut hari ini, melihat indeks Dolar yang tertekan,,” ujar Rangga Cipta, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, dalam hasil risetnya, hari ini (2/12).

Loading...