Pilkada Berlangsung Lancar, Rupiah Menguat 4 Poin di Permulaan

Jakarta Garuda dibuka menguat 4 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp 13.326 per pada pagi hari ini, Kamis (16/2). Kemudian melanjutkan penguatannya sebesar 13 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp 13.317 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah berakhir 13 poin atau 0,10 persen ke Rp 13.317 per dolar AS setelah diperdagangkan pada kisaran angka Rp 13.303 hingga Rp 13.337 per dolar AS. Tampaknya pilkada serentak yang berlangsung dengan aman dan terkendali telah berhasil membuat merasa tenang. Di samping itu pelemahan indeks dolar AS juga membuat rupiah aman melaju di zona hijau pada pagi hari ini.

Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi bahwa pada hari ini akan ada berbagai sentimen yang berpeluang untuk membatasi pergerakan rupiah. “Ruang apresiasi rupiah mulai terbatas. Intensitas ketidakpastian akan mereda sesaat, tetapi berpeluang kembali dan bertahan hingga pilkada putaran kedua yang dijadwalkan 19 April 2017,” ungkap Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta.

Para investor tengah menanti data neraca perdagangan Januari 2017 pada siang hari nanti yang diprediksi sedikit menipis surplus-nya. Akan tetapi, pertumbuhan ekspor diperkirakan masih berada pada level yang tinggi berkat adanya kenaikan komoditas.

“Di sore hari ditunggu hasil RDG BI yang diperkirakan mempertahankan BI RR rate di 4,75%. Penting ditunggu respons BI terhadap yang naik signifikan serta pandangan hawkish (Gubernur Federal Reserve janet) Yellen,” imbuh Rangga.

Sementara itu dolar AS terpantau melemah lantaran aksi profit taking dari para investor usai data ekonomi yang dirilis menunjukkan adanya kenaikan inflasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga konsumen (Consumer Price Index/CPI) naik 0,6 persen pada Januari dari bulan sebelumnya (MoM). Perolehan tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan analis sebesar 0,3 persen.

Sedangkan Gubernur Janet Yellen pada hari kedua kesaksian ekonominya di depan Kongres ternyata tak memberi petunjuk tambahan terkait kenaikan berikutnya.

Loading...