Pertumbuhan Ekonomi Asia Tenggara Naik 4,6% di Kuartal April-Juni

Nelayan Filipina

Davao, Filipina di Tenggara kini mulai pulih, tercatat dari pertumbuhan paling signifikan dalam setahun setengah di kuartal April-Juni.

Produk Bruto () dari 5 negara di kawasan Asia Tenggara (Indonesia, , Malaysia, , dan Filipina) meningkat 4,6% dari tahun sebelumnya, melebihi pertumbuhan 4,4% pada kuartal Januari-Maret, berdasar perkiraan dari (ADB). Angka tersebut didapat dari rata-rata tingkat pertumbuhan di negara-negara Asia Tenggara.

Perlambatan ekonomi China telah mengurangi ekspor dari Asia Tenggara dan membuat perekonomian daerah tak berkembang. Namun tanda-tanda pemulihan tiba-tiba terjadi setelah pemerintah meningkatkan pengeluaran fiskal.

Filipina dan Indonesia memimpin dengan PDB April-Juni yang mengalami pertumbuhan sebesar 7% dan 5,2% untuk masing-masing. Ekonomi keduanya didukung oleh konsumen dan pengeluaran pemerintah.

Angka terbaru di Indonesia melebihi Januari-Maret 4,9% dan mengalahkan proyeksi pasar 5%. Pertumbuhan yang tidak terbatas ada di Ibu Kota Jakarta. Pulau Sulawesi tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 8,5% berkat dorongan Presiden Joko Widodo yang berusaha untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan.

Ekonomi Thailand yang sempat mengalami ketidakstabilan politik juga mengalami pertumbuhan 3,5% pada kuartal April-Juni dan telah mengalami perbaikan dua kali berturut-turut.

Menurut ADB, kemerosotan ekspor diimbangi dengan peningkatan anggaran pemerintah untuk perbaikan jalan, kereta api, dan infrastruktur lainnya.

Sementara itu, pertumbuhan Malaysia menyusut hingga lima kali berturut-turut, turun dari 4% ke 4,2% untuk kuartal Januari-Maret.

Loading...