Permintaan Popok Sekali Pakai Meningkat, Produsen Kain Jepang Genjot Produksi

popokbayi diapers sekali pakai

Perusahaan kain saat ini sedang giat meningkatkan produksi kain non-woven yang digunakan untuk popok bayi sekali pakai. Hal ini guna mengantisipasi kain popok berkualitas tinggi yang terus naik.

Toray Industries dikabarkan sedang membangun di Gyeongsangbuk-do, Selatan. Pabrik senilai 6 miliar yen atau 57,5 juta AS tersebut diharapkan bisa mulai beroperasi pada April 2018 mendatang untuk meningkatkan kapasitas Troy menjadi 10% atau 171.000 ton per tahun. Kain non-woven ini rencananya bakal dipasarkan ke Korea Selatan dan juga popok di China.

Selain itu, perusahaan juga berencana membuka lini produksi baru di pada September mendatang. Toray Industries juga kemungkinan membuat ekspansi lebih lanjut ke negara-negara lain untuk mengimbangi permintaan.

Sementara itu, Mitsui Chemicals sudah menyiapkan dana sebesar 7 miliar yen untuk menambah lini produksi di pabrik Mie Prefecture yang memproduksi kain non-woven. Pabrik baru ini dijadwalkan siap beroperasi pada tahun 2018 dan diharapkan bisa meningkatkan kapasitas produksi sebesar 20% atau 8.000 ton per tahun. Sebelumnya, pada April lalu, Mitsui Chemicals telah memperluas kapasitas produksi di pabrik Nagoya menjadi 15.000 ton per tahun.

Menurut Japan Hygiene Products Industry Association, pada tahun 2015 lalu, produksi popok bayi sekali pakai di Jepang naik sekitar 23% dari tahun sebelumnya menjadi 14,8 miliar. Meningkatnya pendapatan di Asia menjadi salah satu pemicu orang tua menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli popok sekali pakai bagi anak-anak mereka.

Loading...