Permintaan Mata Uang Digital Makin Tinggi, Seperti Apa Prospek Mining Crypto Tahun 2018?

Mining Crypto - www.murdockcruz.com

Meningkatnya alias cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum, Electroneum, Dash, Litecoin, Dogecoin, dan sebagainya di berbagai belahan dunia ternyata telah mendorong tingginya aktivitas mining atau ‘menambang’ crypto di kalangan miners. Secara mengejutkan, permintaan terhadap -perangkat pendukung mining seperti graphic card (VGA) pun semakin tinggi. -model seperti NVIDIA GeForce GTX 1060 dan GTX 1070, serta AMD Radeon RX480 kabarnya begitu di kalangan penambang Rusia. Lalu bagaimana prospek mining crypto untuk tahun 2018 ini?

Tahun lalu tercatat saham AMD naik sebesar 64%, sedangkan nilai sekuritas Nvidia Corporation menguat hampir 88% sejak awal 2017. Itulah yang menyebabkan kedua tersebut dan ASUS saat ini tengah berlomba-lomba untuk mulai mengeluarkan kartu unik yang dirancang untuk menambang kripto.

Akan tetapi, para ahli memperingatkan bahwa perangkat mining diprediksi akan mengalami penyusutan permintaan. Menurut Joseph Moore, seorang analis di perusahaan induk bank Amerika, Morgan Stanley, mining mungkin menjadi kegiatan yang tidak menguntungkan secara ekonomi pada tahun 2018. “Kami percaya bahwa total grafis untuk mining Ethereum pada 2017 akan menjadi $ 800 juta atau lebih, dan akan turun 50% di tahun 2018,” ujar Moore, seperti dilansir Decenter.

Moore menjelaskan salah satu alasan penurunan ini adalah karena adanya rencana diturunkannya keseluruhan block reward pada jaringan ethereum dari 5 ETH menjadi 3 ETH. Yang kedua adalah karena adanya pergeseran dari Proof of Work (PoW) menjadi Proof of Stake (PoS), sehingga alih-alih memiliki kekuatan mining, probabilitas untuk menciptakan block dan menerima reward yang sebanding lebih proporsional untuk kepemilikan crypto.

“Kami percaya bahwa ethereum terlihat beralih ke sistem verifikasi pembayaran yang berbeda dalam enam bulan ke depan, dari Proof-of-Work dengan penggunaan kartu grafis ke Proof-of-Stake di mana kartu grafis tidak lagi dibutuhkan,” imbuhnya.

Meski demikian, jelas bahwa peralatan yang canggih dan kuat, serta sangat memakan energi ternyata dibutuhkan untuk proses mining yang berhasil. Oleh sebab itu sejumlah perusahaan kini berupaya mengembangkan tipe mining alternatif yang disebut cloud mining. Layanan semacam ini mulai populer dan kabarnya tren ini akan terus populer tahun 2018 karena cloud mining dipercaya sebagai cara yang terjangkau, dapat diandalkan, dan mudah dalam mining crypto.

Dalam kegiatan mining crypto tahun 2018 ini pun para penambang juga tampaknya perlu mewaspadai adanya ancaman malware. “Kami memperkirakan bahwa kita akan melihat semakin banyak (hacker) mencoba menyusup ke jaringan iklan, yang dimasukkan dalam banyak situs web,” kata Candid Wueest, peneliti di Symantec.

Wuesst melanjutkan, untuk sementara ini setiap ad blocker biasa mungkin dapat memblokir script seperti CoinHive. Namun ke depannya akan ada lebih banyak malware ganas yang dapat lolos dari setiap celah yang ada sepanjang tahun 2018.

Share this post

PinIt
Loading...
scroll to top