Permintaan Domestik Melambat, Perusahaan Minyak Jepang Tingkatkan Ekspor ke Asia

Untuk mengimbangi lambatnya , Jepang sedang giat meningkatkan ekspor produk ke kawasan . Singapura, , dan bakal menjadi tujuan utama ekspor bensin. Sementara , akan menjadi sasaran utama ekspor produk diesel.

Idemitsu Kosan telah mengirim 400.000 kiloliter bensin pada tiga bulan pertama di tahun , atau naik tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Menurut perusahaan, kondisi pasar yang solid dan naiknya permintaan karena harga minyak yang rendah telah mendorong peningkatan pengiriman ke Rim Pasifik, terutama di Asia.

Perusahaan minyak ini berusaha meningkatkan penghasilan dengan memperluas ekspor untuk memperlebar margin. Margin bensin yang dikirim ke Asia di tahun 2015 berada pada level tinggi, sekitar 20 dolar AS per barel.

Sementara, JX Nippon Oil & Energy berencana mengekspor 900.000 kiloliter produk minyak bumi pada bulan April, atau naik 90% dari tahun sebelumnya. Unit JX Holdings mengatakan bahwa permintaan untuk diesel cenderung meningkat, sebagian karena penutupan kilang di Australia.

Perusahaan minyak Jepang berharap bahwa peningkatan ekspor akan memperketat kondisi supply-demand pasar domestik. “Sulit untuk menyesuaikan penawaran dan permintaan jika hanya mengandalkan pasar dalam negeri,” ujar Presiden Asosiasi Perminyakan Jepang sekaligus Ketua JX Holdings, Yasushi Kimura.

Pada tahun 2015 lalu, ekspor bensin dan diesel Jepang mencapai sekitar 13 juta kiloliter, atau naik 20% dari tahun , sekaligus menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara, ekspor bensin pada bulan Februari naik sekitar dua kali lipat dari periode yang sama di tahun sebelumnya, atau sebesar 680.000 kiloliter.

Loading...