Perluas Jaringan, Lippo Group Siap Kelola Seratus Rumah Sakit di China

Lippo Group - m.inilah.com

JAKARTA/YANGON – Lippo Group, salah satu kelompok kaya asal , berencana memperluas mereka ke Negeri Tirai Bambu, yang bertujuan untuk menerapkan rantai-bangunan yang mirip dengan sektor ritel dan perbankan yang sebelumnya mereka kelola. Menurut kabar, grup tersebut akan mengelola sekitar seratus rumah sakit di China.

Nikkei melaporkan, telah melakukan penandatanganan perjanjian dengan China Merchants Group untuk mengelola seratus rumah sakit di Negeri Panda dan membentuk usaha patungan yang berbasis di Hong Kong. Menurut Lippo Group, banyak perusahaan milik di China yang memiliki rumah sakit, tetapi mereka tidak mampu melakukan pengolahan dengan baik sehingga banyak kehilangan uang.

“Banyak BUMN China yang memiliki rumah sakit, yang sayangnya mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal pengelolaan sehingga mereka kehilangan banyak uang,” kata pendiri dan Chairperson Lippo Group, Mochtar Riady. “Saya membayangkan rumah sakit yang sudah tua dibangun kembali menjadi sebuah bangunan bertingkat tinggi yang dilengkapi dengan fasilitas komersial sehingga dapat meningkatkan keuntungan.”

Sebelumnya, Riady telah dikenal karena mampu mengubah Bank Central Asia (BCA) menjadi bank swasta terbesar di Indonesia. Di bawah pengelolaannya, BCA mengalami pertumbuhan yang pesat karena mengurangi biaya standardisasi interior cabang sehingga bisa menghemat pesanan massal barang untuk dekorasi. Strategi serupa tampaknya juga bakal diterapkan Lippo Group untuk sektor rumah sakit.

Perusahaan sendiri mulai memperluas operasi rumah sakit mereka di luar negeri pada tahun 2015 kemarin, dengan membuka Rumah Sakit Pun Hlaing Siloam di Myanmar, yang bermitra dengan konglomerat lokal, First Myanmar Investment. Rumah sakit di Yangon ini mampu menyediakan lanjutan seperti MRI dan CT scan, dan perusahaan berniat membuka 20 unit rumah sakit lagi di negara tersebut serta memasuki pasar Vietnam dan Kamboja.

Lippo Group sebenarnya tidak sendirian dalam usaha untuk memenuhi medis yang berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat di kawasan Asia. Healthcare IHH asal Malaysia, yang melayani demografi yang lebih kaya, telah berencana menambah rumah sakit di China dan India. Sementara itu, kelompok Columbia Asia siap mengoperasikan rumah sakit yang ditujukan untuk pasien kelas menengah di tiga negara Asia Tenggara.

Loading...