Perekonomian Nasional Melambat, Bisnis Mall Masih Bergairah

– Perlambatan ekonomi pada tahun 2015 ini ternyata tak banyak berpengaruh pada sektor mall di kota-kota besar tanah air, contohnya Bekasi. Meski secara nasional dianggap , buktinya jumlah pengunjugn di mall tetap seperti sedia kala.

“Bisnis mal saat ini masih menguntungkan karena menjadi target berlibur dan santai di hari kerja. Pengunjung kami masih tetap tinggi meski sempat terjadi pelemahan ekonomi nasional,” ujar Amran Nukman, Direktur PT Metropolitan Manajemen (Metland Group)di Metropolitan Mal Bekasi, kemarin (13/12).

Konsistensi manajemen dalam menjaga mutu pelayanan telah menjadikan mal metropolitan bekasi sebagai sarana masyarakat untuk bersantai di waktu luang, dan bukan hanya sekedar berbelanja. “Mal tetap survive karena berkunjung ke mal sudah jadi kebutuhan untuk relaksasi,” katanya.

Menurut Amran, Mal Metropolitan Bekasi masih mampu menyedot 16 ribu orang per hari di hari kerja. Mal yang berusia 22 tahun itu bahkan mampu mendatangkan sekitar 30.000 pengunjung di akhir pekan. Hal ini dikatakan Amran tak lepas dari faktor lokasi yang strategis serta dukungan dari 275 tenant yang ada di dalamnya.

“Tenant kami khusus menyasar kalangan menengah. Kalaupun ada yang mundur (tutup) itu karena masalah pengusahanya, tapi tidak butuh waktu lama sudah terisi kembali tenant yang lain,” perjelas Amran.

General Manager Grand Metropolitan Bekasi Augusman T mengatakan bahwa di tahun mendatang pihaknya akan bekerja sama dengan Pemkot Bekasi untuk menggencarkan publikasi batik khas Bekasi. Misi ini digelar tak hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan di Mal Metropolitan Bekasi, tapi juga untuk mengenalkan masyarakat pada seni khas Bekasi.

“Kami mau menggalang ini secara serius,” lanjut Augusman dengan antusias.

Loading...