Penting untuk Lindungi Usaha, Biaya Daftar Merek Dagang Ternyata Terjangkau

Industri Kecil Menengah - asn.idIndustri Kecil Menengah - asn.id

Selama ini banyak pelaku kecil menengah (IKM) yang masih belum memahami betapa penting hak paten merek . Padahal dengan mendaftarkan merek maka -produk yang dipasarkan pun akan memiliki perlindungan . Oleh sebab itu pemerintah terus gencar mensosialisasikan perlunya izin hak paten atau daftar merek .

“Masih sedikit IKM yang mematenkan produk mereka. Hanya sebatas produk rokok yang telah mengurus sertifikasi hak paten,” kata Kabid Perindustrian, Disperindagsar Kabupaten Malang, Drs Agus Satriyo, seperti dilansir Malang Post.

Agus menjelaskan bahwa IKM kerajinan dan aneka olahan makanan maupun selama ini masih belum banyak yang mengurus hak paten merek dagang mereka. Padahal nama-nama merek dagang mereka unik dan kreatif, serta belum ada di daerah lain. “Maka dari itu, harus dipatenkan. Hal ini sebagai identitas produk mereka. Selain itu, produk mereka menjadi terlindungi dan tidak dibajak maupun ditiru oleh lainnya,” ungkapnya.

Berdasarkan PP No. 45 Tahun 2016 tentang PNBP Merek, permohonan pendaftaran merek dan permintaan perpanjangan perlindungan merek terdaftar untuk usaha mikro dan usaha kecil Rp 500 ribu (secara elektronik/online) atau Rp 600 ribu (secara manual) per kelas. Sedangkan untuk umum pendaftarannya dikenai Rp 1,8 juta (online) atau Rp 2 juta (manual) per kelas.

Namun jika pemilik usaha menggunakan atau konsultan HKI tertentu, biasanya ditarik biaya daftar merek dagang mencapai Rp 3 juta per merek per kelas. Biaya tersebut belum termasuk pengecekan merek Rp 200 ribu per merek per kelas dan pengecekan ulang Rp 100 ribu per merek per kelas apabila ada kesamaan nama saat pengecekan merek pertama.

“Yang paling lama itu adalah pengecekannya nama dan logo itu membutuhkan waktu dua hari. Kalau sudah ada yang menggunakan, harus mengganti dengan baru dan harus melalui pengecekan lagi,” ujar Agus.

Cara pendaftaran merek dagang sendiri sebenarnya cukup mudah. Pemohon tinggal melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan seperti mengajukan permohonan pendaftaran, identitas pemohon, merek, nama dan tanggal permintaan merek, uraian jenis produk barang atau jasa dan dilampiri label merek, hingga surat pernyataan kepemilikan merek. Merek dagang yang telah terdaftar memiliki masa berlaku hingga 10 tahun.

Loading...