Pengumuman Kenaikan Suku Bunga Baru The Fed Mendongkrak Pasar Saham AS

New York – Tepat pada Rabu (16/12) pukul 14.00 waktu setempat, Jam tangan Chief Executive Grup Vanguard F. William McNabb III berbunyi 2 kali. Di saat yang sama mengumumkan kenaikan pertama mereka yang sekalipun belum pernah dinaikkan sejak 2006 silam.

“Sama persis seperti apa yang kami harapkan,” ujar McNabb saat kembali ke mejanya.

Sembari duduk santai, McNabb mengatakan “berinvestasi di seperti seorang pemenang,”. Dengan cepat Ia memeriksa keadaan pasar saham dan dalam kondisi terkendali. ‘”Bisa dikatakan suatu hal yang baik” tuturnya.

Keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga jangka pendek menjadi 0,25% lebih tinggi merupakan salah satu peristiwa paling ditunggu di Wall Street sepanjang tahun ini. Sejak krisis keuangan merebak di AS, para pelaku pasar dan investor terus mengikuti setiap perkembangan melalui beberapa program stimulus bernilai miliaran dolar serta kebijakan lama yang menempatkan suku bunga pada nilai mendekati nol.

Tak lama setelah pernyataan The Fed dirilis, saham jadi melambung. Saham Industri Dow Jones naik 224,18 poin (1,3%) ke 17.749,09; Saham S & P 500 29,66 (1,5%) ke 2.073,07; serta saham gabungan Nasdaq yang naik 75,77 (1,5%) ke posisi 5.071,13.

Di sisi berbeda, pemerintah AS justru tengah anjlok. Pasalnya, penjualan di pasar terkonsentrasi pada utang jangka pendek, yang hasil sangat terpengaruh oleh perubahan keputusan The Fed. Catatan untuk 2 tahun terakhir dari departemen keuangan menunjukkan level 1,008%, lebih tinggi dari nilai terakhir yang ditunjukkan pada hari Selasa lalu (15/12) pada level 0,968%.

Patokan kenaikan suku bunga kali ini menjadi lebih fleksibel karena Federal Reserve memilih untuk menaikkannya secara bertahap. Dolar AS dinyatakan naik 0,17% terhadap , sedangkan pada Yen menguat 0,45%.

Penguatan Dolar dianggap sebagai ‘ganti rugi’ dari anjloknya minyak akibat kegelisahan pasar sepanjang bulan Desember ini.  Seperti diketahui, minyak di AS diketahui merosot 4,9% menjadi US$ 35,52 per barel.

CEO dari Quattro M Securities Inc. Gen Mauro yang ditemui di lantai perdagangan Bursa Efek New York ketika keputusan The Fed diumumkan berpendapat bahwa keputusan The Fed tersebut sudah tepat. “jika mereka (Federal Reserve) tidak mengangkat (menaikkan suku bunga) mereka akan menghancurkan pasar.” ujar Mauro yang mengaku telah menjadi trader sejak 1968.

Loading...