Penghasilan Lebih Tinggi, Adakah Kerja di Luar Negeri Tanpa Biaya?

Penghasilan Lebih Tinggi, Adakah Kerja di Luar Negeri Tanpa Biaya?

JAKARTA – Dengan iming-iming mendapat yang jauh lebih tinggi, banyak masyarakat yang kemudian memilih bekerja di , dengan menjadi maupun TKW. Saat ini pun, sudah banyak ditemukan agen penyalur tenaga kerja yang menawarkan pembebasan biaya administrasi dan lainnya bagi mereka yang ingin merantau ke luar .

Pada bulan Juni 2017 lalu, untuk pertama kalinya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memberikan biaya gratis bagi tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di Kota Taichung, dan akan dibebankan kepada pengguna TKI yang bersangkutan. Komponen biaya yang ditanggung oleh pengguna meliputi biaya pelatihan, agency fee, ARC, medical check, dan asuransi.

“Selama ini, TKI yang berangkat ke Taiwan dikenakan dua biaya, baik dan tidak . TKI harus membayar Rp18 juta biaya yang selama dia bekerja dianggap sebagai utang,” ujar Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, seperti dilansir CNN. “Pungutan yang tidak juga banyak. Misalnya, biaya jual beli pekerjaan dan juga biaya pelayanan agency.”

Karena itu, Nusron melanjutkan dengan peluncuran skema baru penempatan TKI ke Taiwan untuk jabatan Caregiver di rumah pasien dan Zero Cost, TKI tersebut tidak perlu lagi menanggung biaya pelatihan, pesawat dan biaya lainnya, dan tidak dikenakan agency fee. Nusron pun berharap, skema baru penempatan TKI Zero Cost ke Taiwan ini mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja perawat.

“Untuk menyukseskan program ini, BNP2TKI akan mengawasi di lapangan apakah masih ada pungutan atau tidak yang bisa dilakukan si agency,” tambah Nusron. “Jangan sampai, di dalam negeri sudah tidak ada ongkos, namun sesampainya TKI itu di Taiwan, malah diperas dengan modus lain.”

Menurut data World Bank atau , pada tahun 2016 lalu, tercatat ada sembilan juta warga Indonesia yang mencari nafkah di luar negeri, atau setara dengan tujuh persen dari total angkatan kerja Indonesia. Hal ini pun berdampak pada pemasukan pekerja asing ke penerima di Indonesia yang mencapai 8,9 miliar AS atau sekitar Rp118 triliun, atau setara satu persen dari Domestik Bruto ().

Loading...