Pasokan Memadai, Harga Telur 1 Kg Di Sejumlah Lokasi Relatif Stabil

Telur Ayam - www.sumbarprov.go.id

telur di sejumlah saat ini terpantau bervariasi. Di Sumenep, Madura harga telur hari ini dikabarkan relatif stabil. Sebagai , harga telur ayam ras stabil di angka Rp 21 ribu per 1 kg, sedangkan harga telur ayam kampung dipatok Rp 38.400 per kilogram.

Lain lagi dengan harga telur di Pasar Tradisional Sidodadi Kleco Solo. Harga telur ayam dilaporkan mengalami kenaikan tipis dari Rp 19 ribu per kilo menjadi Rp 19.500 per 1 kilogram. “Harga telur memang sering setiap waktu bisa berubah. Hal ini, tergantung dari tingkat pemasok atau distributor/. hanya menyesuaikan harga terbaru,” ungkap salah satu bernama Sugiyem, seperti dilansir Merahputih.

Walaupun harga telur ayam sedikit naik, menurut Sugiyem pasokan ke pasar sejak minggu lalu relatif lancar dan tak menimbulkan gejolak pasar. Apalagi karena stok untuk berbagai komoditas pangan pun masih mencukupi pasar.

Di pasar tradisional Jakarta, harga telur ayam ras hari ini berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu per kilogram. Harga telur ayam termurah dapat ditemui di Pasar Cijantung, sedangkan harga telur ayam tertinggi berada di Pasar Tebet Barat. Secara nasional berdasarkan informasi Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga telur ayam per tanggal (29/9) turun dari Rp 22.783/kg menjadi Rp 22.687/kg.

Sementara itu, Peternak Layer Nasional (PLN) kini meminta pemerintah untuk menaikkan harga eceran tertinggi (HET) telur seiring dengan kenaikan biaya produksi. “Kita usulkan agar harga eceran tertinggi dinaikkan Rp 2.000,” ungkap Ki Musbar, Koordinator Forum PLN.

Seperti diketahui, sebelumnya HET telur ditetapkan di angka Rp 22.000 per kilogram. PLN meminta pemerintah untuk menaikkan HET telur menjadi Rp 24.000 per kilogram. Permintaan ini dilandaskan pada kenaikan harga jagung yang selama ini menjadi pakan ternak. Menurutnya harga jagung saat ini berkisar Rp 4.200 per kg.

Lebih lanjut Musbar berpendapat bahwa harga acuan telur di tingkat peternak kini hanya menguntungkan para peternak di kawasan Jawa Barat dan Banten saja. Pasalnya untuk peternak dari Jawa Timur dan Jawa Tengah masih harus menanggung biaya operasional pengiriman antara Rp 1.200-1.550 per kg. Musbar berharap agar di seluruh Indonesia diterapkan HET telur di tingkat peternak Rp 18.000 per kg.

Loading...