Pasca Korea Selatan Kenalkan Aturan Kripto Baru, Harga Bitcoin Turun ke Level $ 13.000

Bitcoin - www.thestreet.comBitcoin - www.thestreet.com

bitcoin hari ini, Sabtu (30/12), turun 5,30% ke posisi 13.663 atau sekitar Rp 185 jutaan dalam setelah dibuka pada level USD 14.427,87. Sepanjang hari ini Bitcoin diperdagangkan pada kisaran USD 13.406,67 hingga USD 14.486,45 dengan pangsa pasar senilai USD 229 miliar.

Nilai bitcoin ditengarai menurun setelah Korea Selatan memperkenalkan peraturan cryptocurrency baru dan mempertimbangkan untuk menghentikan pertukaran Bitcoin yang ada di Korsel. Seperti yang sudah sering terdengar, Korea Selatan termasuk salah satu negara yang memiliki basis Bitcoin terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan . Oleh karena itu, adanya regulasi semacam ini sangat berpengaruh terhadap harga jual bitcoin.

Korea Selatan telah memperkenalkan peraturan yang lebih ketat mengenai pasar kripto di negaranya, sehingga mengakibatkan penurunan harga bitcoin dan ethereum. Undang-undang yang baru tersebut akan melarang akun kripto anonim mulai bulan depan.

Hingga kini sebagian besar bursa pertukaran kripto di Korea Selatan hanya membutuhkan nama dan email sebelum melakukan perdagangan, kecuali untuk perdagangan dalam besar. anonimitas ini yang akhirnya akan dilarang sesuai peraturan ‘ketahui pelanggan Anda’ yang dirancang untuk mencegah praktik pencucian uang. Ke depannya, pertukaran digital juga akan dipantau oleh .

Kementerian Kehakiman Korea Selatan bahkan dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menutup semua bursa kripto di Korsel. Meski belum diketahui kapan pastinya hal ini akan terjadi, namun sentimen semacam itu cukup mempengaruhi harga bitcoin dan ethereum yang masing-masing turun 12% dan 8% setelah adanya berita tersebut.

Sebagai negara dengan pasar kripto terbesar, pemerintah menemukan bahwa harga perdagangan kripto seringkali jauh lebih tinggi di Korea Selatan daripada di bursa lain. Oleh sebab itu pemerintah berupaya mengatur spekulasi terkait mata uang virtual yang sedang merajalela di Korsel.

“Pemerintah telah memperingatkan beberapa kali bahwa koin virtual tidak dapat berperan sebagai mata uang aktual dan bisa mengakibatkan kerugian yang tinggi karena volatilitas yang berlebihan,” ujar pemerintah melalui sebuah pernyataan, seperti dilansir Techspot.

Awal bulan ini, Korea Selatan mengajukan serangkaian peraturan baru untuk mengatasi perdagangan bitcoin, antara lain menghentikan orang asing, lembaga keuangan, dan anak di bawah umur dari perdagangan kripto, serta memungut pajak keuntungan modal untuk perdagangan yang dilakukan di bursa.

Loading...