Pasar AS Libur Rayakan Hari Columbus, Rupiah Dibuka Menguat 14 Poin

rupiah5

AS yang sedang libur karena perayaan Hari Columbus memberikan angin segar bagi untuk melaju pada awal Selasa (10/10) ini. Seperti dipaparkan Index, mata uang Garuda membuka dengan 14 poin atau 0,10% ke level Rp13.504 per AS. Sebelumnya, spot ditutup naik tipis 1 poin atau 0,01% di posisi Rp13.518 per AS pada akhir dagang kemarin (9/10).

Masyarakat AS memang tengah merayakan Hari Columbus yang diperingati Senin waktu setempat. Hari Columbus ini merujuk pada kedatangan pelaut Christopher Columbus di AS pada tanggal 12 Agustus 1492. AS pun mengajak seluruh mereka untuk merayakan Hari Columbus guna menghormati pelaut kelahiran Italia tersebut.

“Lima ratus dua puluh lima tahun yang lalu, Christopher Columbus menyelesaikan sebuah perjalanan yang ambisius dan berani dengan melintasi Samudera Atlantik ke Benua Amerika,” tulis rilis yang dikeluarkan Gedung Putih. “Keberaniannya menginspirasi banyak orang lain untuk mewujudkan impian dan keyakinan.”

Nah, ketika pasar AS sedang libur, ada kecenderungan laju greenback agak melemah. Hal ini pun yang bisa dimanfaatkan rupiah untuk kembali bergerak menguat setelah beberapa hari sebelumnya tertekan keperkasaan dolar AS. “Biasanya saat US market libur, ada potensi dolar AS agak melemah. Ini masih ditambah dengan penguatan yang ditunjukkan beberapa mata uang utama,” ujar Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede.

Selain itu, sentimen positif juga bisa datang dengan kembali naiknya harga sejumlah komoditas utama. Harga mentah dunia AS mendekati level 50 dolar AS per barel, meski rebound dibatasi ketidakpastian OPEC atas kemungkinan perpanjangan kesepakatan pembatasan pasokan global hingga tahun depan. Harga mentah WTI untuk kontrak November berakhir menguat 0,29 poin ke level 49,58 dolar AS pada tutup dagang kemarin.

Selain harga minyak mentah, harga batubara juga berhasil membukukan rebound pada akhir transaksi Senin. Harga batubara untuk kontrak Januari 2018, kontrak paling aktif di bursa komoditas Rotterdam, terpantau berakhir menguat 0,40 poin atau 0,47% menuju posisi 86,10 dolar AS per metrik ton, sekaligus mengakhiri pelemahan yang berlangsung dua hari beruntun.

Loading...