Paket Kebijakan Jilid II dari Presiden Diharap Bisa Menolong Rupiah

Presiden umumkan paket kebijakan ekonomiTak kunjung dirilisnya paket kebijakan jilid II dari Presiden Joko Widodo membuat makin lesu. Diketahui dari Indeks , Rupiah pada pagi ini dibuka sejauh 42 poin (setara 0,29%) ke level Rp 14.716 per Dolar AS. Tepat pada pukul 08.55 WIB, Rupiah lagi sebanyak 61 poin atau 0,42% hingga mendarat di level Rp14.735 per USD.

Edwin Sebayang selaku Kepala Riset MNC Securities menyatakan bahwa secara teori, paket kebijakan Jilid II yang akan diumumkan prospeknya masih cukup bagus. “Namun, nantinya akan sama seperti nasib paket sebelumnya, implementasinya lama, (dan) pelaku belum pada mengerti,” ujarnya pada awak media di Jakarta, pagi ini (29/9).

Senada dengan Edwin, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta juga menuturkan bahwa kebijakan jilid II ini bakal mengalihkan perhatian investor dari perekonomian global yang memburuk. “Pengumuman kebijakan II oleh pemerintah , mengalihkan sedikit perhatian dari situasi global yang memburuk yang jika kredibel, kebijakan itu bisa meningkatkan ekspektasi pertumbuhan ke depan,” tuturnya dalam riset yang diterima .

Rangga juga tak menampik bahwa pergerakan Rupiah hari ini masih akan tertekan oleh Dolar AS, apalagi ditambah dengan sentimen negatif akibat perburukan pertumbuhan perekonomian China. “Secara umum dolar akan kembali kuat di , dan penurunan drastis akan memberikan tekanan terhadap rupiah untuk melemah,“ perjelas Rangga.

Loading...