Pakai Skema Batas Atas dan Bawah, Ini Tarif Grabcar di Jakarta & Bogor

Grabcar - www.hardwarezone.com.sg

Saat ini berbasis di Indonesia telah diatur oleh Kementerian Perhubungan. Tarif Grabcar pun menerapkan batas bawah dan batas seperti ketentuan Permenhub, serta berlaku dalam 2 . I terdiri dari Sumatera, Jawa, dan Bali. Sedangkan II meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Dengan demikian, aturan mengenai tarif ini berlaku secara nasional termasuk di -kota yang telah dijangkau GrabCar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sebagainya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo mengungkapkan bahwa wilayah I memberlakukan tarif batas atas Rp 6.000 per kilometer dan batas bawah Rp 3.000, sedangkan untuk wilayah II berlaku batas atas Rp 6.500 per km dan batas bawah Rp 3.700 per km. Kemenhub akan menerbitkan aturan baru taksi online yang akan resmi berlaku mulai 1 November 2017 depan.

“Masih ada evaluasi, kalau ada masukan silakan. Kami mendengarkan masukan dari semua pihak. Evaluasi bisa dilakukan kalau ada keadaan mendesak dan misalnya ada kenaikan operasional seperti BBM, bisa langsung kita evaluasi,” kata Sugihardjo, seperti dilansir Detik.

Sementara itu, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menilai bahwa batasan tarif yang ditetapkan sekarang masih terlalu tinggi. “Dari praktik saat ini, masih terlalu tinggi. Kalau tarif kami kan mengikuti mekanisme pasar, sehingga saat waktu tertentu tarif lebih murah, tapi secara keseluruhan per hari, per minggu, per bulan tergantung ia bekerjanya seperti apa,” tutur Ridzki, Jumat (27/10).

Lebih lanjut Ridzki menjelaskan mekanisme pasar tersebut mendorong produktivitas karena teknologi yang digunakan. Sedangkan terkait promo Grab pihaknya mengaku masih terikat dengan komersial yang telah ditetapkan. Seperti diketahui, untuk layanan GrabCar pihak Grab menetapkan biaya minimum sebesar Rp 10.000.

“Kami mohon ada kebijakan di sini, ada transisi karena sudah kami janjikan untuk jangka waktu tertentu. Kami akan lihat bagaimana penyesuaiannya dan kami lihat ke depannya. Kami akan pelajari lagi nanti aturannya,” tandas Ridzki.

Loading...