Obat Semprot untuk Asma, Symbicort Dijual Mulai Harga Rp 320 Ribuan

symbicort

Asma memang termasuk kronis yang bisa sangat mengganggu para penderitanya. Namun orang yang menderita asma rupanya tidak harus selalu minum terus-menerus.

Menurut dr Ratnawati, MCH, SpP(K), Phd dari RS Siloam Asri, terdapat 2 medikasi untuk penyakit asma, yakni obat anti-inflamasi untuk mengontrol penyakit dan bronkodilator untuk mengatasi serangan. “Jadi ada dua yakni pengontrol, pemberian obat untuk mencegah serangan datang dan pelega untuk mengatasi serangan asma yang kambuh, atau eksasebasi,” kata dr Ratna.

Selama ini penderita asma biasanya baru menghirup obat semprot jika mulai terserang asma. Namun rupanya ada salah satu obat yang juga dapat berfungsi sebagai pengobatan jangka panjang, yakni Symbicort Turbuhaler.

“Symbicort adalah pemeliharaan kombinasi pengobatan untuk pasien dengan asma yang bekerja dengan cepat untuk membantu meningkatkan paru-paru dengan mengurangi peradangan pada lapisan paru-paru,” ujar Howard Hutchison, Chief Medical Officer, AstraZeneca.

Obat asma produksi pabrik asal - ini mengandung komposisi budesonide 160 mcg dan formoterol fumarate 4,5 mcg. Symbicort 160/4,5 mcg dapat diberikan untuk dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan dosis 2 kali sehari sebanyak 1-2 hirupan.

Sedangkan untuk anak 6 tahun dapat diberikan 1 inhalasi sekali sehari dengan dosis Symbicort 80/4,5 mcg. Meski cukup membantu penderita asma, Symbicort dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti palpitasi, sakit kepala, tremor, kandidiasis oral, iritasi tenggorokan ringan, batuk, hingga suara serak.

Di , obat ini banyak tersedia di apotek offline maupun dan dengan sekitar Rp 320 ribuan hingga Rp 364 ribuan untuk Symbicort 160/4,5 mcg turbuhaler 60 dosis.