Nilai Rupiah Siang pada level Rp13.300/US$, terburuk setelah 1998

Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Rate (), Kurs pada siang ini berada pada level Rp13.300.

Menurut Sri WahyudiResearch and Analyst Fortis Asia Futures, tanda pelemahan nilai rupiah sudah bisa dilihat sejak awal. Indeks dollar AS yang naik terdorong oleh pengumuman data tenaga kerja AS yang positif. Pada hari Jumat (5/6), indeks nilai dollar AS naik sebesar 0,89% menjadi 96,30 disebabkan angka penyerapan tenaga kerja AS yang naik sebanyak 280.000 orang dari perkiraan awal 221.000 orang.

Ekonom Bank David Sumual mengatakan permintaan mata uang dollar AS terus meningkat memasuki pertengahanbulan Juni ini. Hal ini berhubungan dengan pembiayaan impor bahan baku menjelang bulan Ramadan.Selain itu, penundaan waktu pembayaran hutang yang dilakukan oleh Yunani kepada IMF pada hari Jumat (5/6) menjadi Selasa (30/6) juga menjadi pengaruh yang buruk terhadap nilai rupiah.

Data baru saja diterbitkan oleh Bank  pada hari Senin (8/6/2015) menempatkan posisi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate ( Jisdor) turun 0,54% yang awalnya Rp13.228 per AS menjadi Rp13.360 per AS yang ditetapkan pada hari Jumat lalu.

Kurs Jisdor masih terus merosot turun mencetak terendah dan untuk pertama kalinya ditetapkan di atas level Rp13.000 per .

obligasiNilai rupiah juga turun tajam di pasar dunia. Mata uang Republik Indonesia turun sebanyak 0,59% pada angka Rp13.368 per dolar AS pada hari ini pukul 10.07 WIB.

Menurut penelitian First Asia Capital, atas dolar AS yang terus melemah menyebabkan indikator makro menjadi kurang baik.

Ditambah lagi pasar juga masih dikhawatirkan dengan krisis utang Yunani dan kenaikan bunga The Fed pada paruh kedua tahun ini. Setelah data tenaga kerja yang keluar akhir pekan lalu positif di atas perkiraan. Hal itu mengindikasikan bahwa perekonomian tersebut tumbuh menjadi moderat.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

8 JuniRp13.360
5 JuniRp13.288
4 JuniRp13.243
3 JuniRp13.196
1 JuniRp13.230

Sumber: Bank Indonesia

Loading...