Melemahnya Rupiah Semata-mata Akibat Tekanan di Pasar Asia

Rupiah 100ribu berjajarRupiah dibuka di antar Bank lokal di Jakarta. Rupiah melorot sebanyak 29 basis poin di posisi Rp 12.790 per Amerika pada sesi pembukaan (18/2), lebih rendah dari posisi di sebelumnya yaitu Rp 12.761 per Dolarnya.

Rangga Cipta sebagai Pakar Ekonomi Samuel Sekuritas mengatakan bahwa Rupiah akibat adanya karena tekanan besar pada Asia. Rangga juga mengatakan,¬†bahwa bagaimanapun kondisi dalam negeri saat ini sebenarnya sudah cukup stabil setelah mengumumkan rencana penurunan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang sehat. “ optimis bahwa kebijakan pelonggaran kuantitatif akan membawa dampak yang baik terhadap perekonomian Indonesia. Kami (Samuel Sekuritas) memperkirakan bahwa akan menurunkan suku bunga dalam beberapa waktu tahun ini, “katanya.

Rully Nova selaku Analis di Himpunan Bank Saudara, secara terpisah mengatakan bahwa pemotongan bunga akan meningkatkan tingkat konsumsi domestik, sehingga dapat turut mendongkrak perekonomian bangsa dan penguatan Rupiah di pasar global. “Rupiah memiliki peluang bagus untuk menguat ke depannya karena adanya sentimen positif pasar terhadap ekonomi domestik,” kata Rully.

 

Loading...