Masuk Panen Raya, Harga Garam 1 Kg Kini Berangsur Turun

Garam - pojok.axisnet.id

Beberapa waktu lalu, garam menjadi yang cukup langka di dan menyebabkan per 1 kg-nya secara tak terkendali akibat gagal . Namun kondisi tersebut berangsur membaik dan garam saat ini pun perlahan turun dan kembali normal. Bahkan kabarnya garam di tingkat pun semakin turun.

Sekarang harga garam berkisar di angka Rp 90 ribu per tombong (80 kilogram) atau Rp 1.125 per kg. Sebelumnya, harga garam per tombong dapat mencapai Rp 350 ribu. Menurut Lafiq, petani garam dari Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Jepara, penurunan harga garam disebabkan karena turunnya garam petani di pasaran dan ke depannya penurunan harga tersebut diperkirakan masih akan terus berlangsung. “Lihat cuaca dulu. Kalau cuaca terus panas, bisa jadi makin turun. Karena sepi padahal hasil panen dari petani terus ada,” ungkap Lafiq seperti dilansir Tribunnews.

Senada, sejak akhir Agustus 2017 lalu harga garam beryodium dan garam kasar di tingkat pengecer yang ada di Legi Solo juga terus turun secara bertahap. Menurut salah seorang pedagang bernama Widati, harga garam bata beryodium merek Ndangdut turun dari Rp 25.000 per pak menjadi Rp 23.000 per pak. Demikian halnya dengan garam halus beryodium merk Ndangdut turun dari Rp 30.000/pak menjadi Rp 26.000/pak.

“Kemungkinan harganya akan berangsur turun beberapa hari ke depan. Soalnya para petani garam sudah mulai panen raya dan cuacanya sedang mendukung sekali untuk memproduksi garam,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu pemerintah mengupayakan untuk garam dari Australia dan garam asal negeri Kangguru tersebut telah mendarat di Pelabuhan Belawan, Medan sejak (26/8). Tercatat total garam yang diimpor mencapai 75 ribu ton dengan rincian 22.500 ton garam dibongkar di Medan, dan 52.500 ton garam Australia dibongkar di berbagai pelabuhan di Jawa.

Namun dengan kadar NaCl minimal 97%, garam impor tersebut tak dapat langsung diedarkan, melainkan harus diolah dulu oleh PT Garam menjadi 300 ribu ton garam konsumsi. produksi dilakukan pada bulan September-November 2017. Nantinya harga garam olahan PT Garam tersebut akan dijual ke kecil dan menengah dengan harga Rp 2.500 per 1 kg. Di tingkat akhir harganya berkisar Rp 4.000/kg.

Ditemui secara terpisah, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengupayakan agar harga garam rakyat tidak jatuh di bawah Rp 750/kg. Menurutnya, harga garam paling murah setidaknya Rp 750-1.000 per kg. “Dengan harga ini (Rp 750-1.000 per kg), petani bisa untung antara Rp 600 dan Rp 800 per kg,” ucapnya.

Loading...